Hal tersebut diungkapkan oleh bakal Cabup H Toni Budi Hartono kepada awak media.
"Saat ini tim sedang fokus memasukkan data ke sistem silon, untuk itu pengumpulan berkas dukungan untuk sementara waktu kami hentikan. Karena dikhawatirkan data yang masuk tidak terinput seluruhnya," ucap H Toni, Sabtu (1/2/2020).
Ia menyebutkan, timnya sudah berhasil mengumpulkan sebanyak 53.200 dukungan. Sementara, tim melalui operator yang disiapkan KPU, dalam waktu satu hari mampu menginput data sebanyak 200 daftar dukungan.
"Dengan kemampuan operator saat ini dan perlengkapan yang ada, kami perkirakan tim operator bisa menyelesaikan penginputan data ke silon sebelum waktu penyerahan berkas berakhir," paparnya.
Namun demikian, ia menyebutkan tidak seluruhnya daftar pendukung akan dimasukkan dalam silon.
Dari jumlah 53.200 dukungan tersebut, pihaknya hanya akan menyerahkan sebanyak 40.000 dukungan.
"Sedangkan sisanya akan menjadi cadangan jika terdapat dukungan tidak memenuhi syarat," paparnya.
Dengan berbekal jumlah dukungan tersebut, Toni yakin dan optimistis lulus dalam verifikasi di KPU Paser nanti.
"Sebelum kami menyerahkan berkas ke KPU Paser terlebih dulu berkas dukungan kami verifikasi internal. Ini dilakukan supaya tidak ada KTP atau dukungan yang terdobel atau tidak memenuhi syarat,"pungkasnya.
Penulis : Dwi Cahyo
Editor: M.Huldi