Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah Gerindra Kukar, Josef membenarkan pengunduran diri Ria.
"Sudah clear. Jadi ada 14 pelamar yang siap untuk mengikuti penyampaian visi dan misi pada Sabtu besok, " kata Josef.
Dari tiga panelis yang disiapkan, hanya dua orang bersedia yakni Ketua Gerindra Kaltim, Andi Harun dan eks Rektor Unikarta, Dr Sabran.
Sementara, panelis lain yakni pengurus DPP Gerindra yang juga anggota DPR RI Dapil Kaltim, Budisatrio, kemungkinan tidak hadir.
“Penyampaian visi misi itu untuk mengukur kapasitas dan program gagasan calon yang akan kita usulkan ke DPP,” sebut Josef.
Ria Handayani yang dihubungi, KORANKALTIM.COM pagi tadi, membenarkan bahwa tidak akan mengikuti penyampaian visi dan misi yang akan digelar oleh partai besutan Prabowo Subianto tersebut.
"Ya benar. Saya mundur, "kata Ria.
Alasan Ria mundur karena belum mendapat restu dari keluarga besar. Dia mengaku, mantan Bupati Kukar Rita Widyasari pun menyarankan dirinya untuk fokus di DPRD Kukar.
"Mungkin bulum saatnya, saya maju, karena banyak pertimbangan-pertimbangan yang diperhitungkan untuk saat ini," ucap Ria.
Sekedar diketahui, 14 bakal calon kepala daerah yang akan disaring Gerindra Kukar, lima orang diantaranya melamar posisi bupati, yakni Ketua DPW PAN Kukar Darlis Pattalongi, Edi Damansyah, Awang Yacoub Luthman (AYL), HM Gufron Yusuf dan Novita Ikasari.
Sementara, pelamar posisi cawabup di antaranya, H Saiful, Ida Prahastuty, Surpani Sulaiman, Adnan Sulaiman, Ketua DPC Gerindra Kukar, Rudiansyah, Ketua DPD Nasdem Kukar, Marwan, KH Saifudin Marzuki, Ustaz Abu Ali, Sekretaris DPD Gerindra Kaltim Seno Adji.
Penulis: Sabri
Editor: M.Huldi