Jika terjadi pelanggaran netralitas ASN, apalagi pelanggarannya cukup tinggi, pihaknya akan sangat mempertimbangkan dengan ketat pengisian-pengisian jabatan yang kosong di daerah tersebut.
"Dan tahun depan Kukar ada (pilkada), kalau disini pelanggaran netralitasnya terjadi dan tinggi, nanti kalau ngisi-ngisi jabatan saya pertimbangkan dulu," sebutnya pada saat Rakor Manajemen Kepegawaian di Pendopo Bupati Kukar, Rabu (28/11/2019) kemarin.
ASN seringkali condong terhadap calon kepala daerah pilihannya, yang tentunya atas tendensi kenaikan jabatan dan hal-hal lainnya.
Tasdik menekankan, ASN sesuai dengan sumpahnya tidak usah ikut-ikutan ke kubu calon kepala daerah manapun.
"Sudahlah, ASN ini sesuai sumpahnya enggak usah ikut sana ikut sini, yakin saja. Tetapi yang penting siapapun nanti yang terpilih melalui proses Pilkada, anda harus loyal, siapapun yang terpilih," pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi