Ketua DPD PAN Kukar Supriadi mengatakan, koalisi tersebut tercetus karena ingin menyediakan perahu politik yang ingin menampung selebar mungkin bagi bakal calon kepala daerah, baik dari eksternal maupun internal koalisi.
Dia bersama ketua partai koalisi lainnya 'siap menguras air yang masuk ke perahu agar tidak tenggelam.
“Perahu 531 ini tinggal berangkat saja, silahkan pengemudinya PKS boleh, dari PAN boleh, dari P3 boleh, dari masyarakat Kukar juga boleh. Bayangkan Ketua PPP tadi siap jadi ‘penimba air’, saya mohon maaf dia senior mengungkapkan hal seperti itu berarti penghormatan. Legowo yang terbaik bagi putra-putri tokoh untuk memimpin 5 tahun yang akan datang,” ungkapnya kepada korankaltim.com.
Supri menyebutkan koalisi ini sudah mendapat restu dari Ketua DPW PAN Darwis Patalongi. Bahkan Darlis mengapresiasi terobosan poros yang dibangun.
“Dulu orang disibukkan bahwa 5 kursi itu enggak ada artinya, tiga kursi tidak ada artinya, tapi dengan menyatunya kursi penuh ini saya punya keyakinan bahwa orang baik akan bisa lewat perahu kita, tidak terjebak oleh persoalan teknis,” ujarnya.
“Termasuk mahar itu kan, kadang ngeper orang karena mahar, nyambung sama PAN belum tentu nyambung dengan PPP, dengan PPP belum tentu konek sama Gerindra. Nah ini saya kira menyatukan visi dari kesamaan yang kita bangun,” imbuhnya.
Koalisi ini terbuka, tegas dia, jika nantinya ada partai-partai lain yang mau bergabung.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : M.Huldi