"Bisa jadi ada tokoh nasional yang ikut mendaftar, contohnya seperti Pilgub DKI Jakarta, ada Pak Jokowi yang dari Solo, ada Anies Baswedan yang asalnya dari Yogyakarta jadi Gubernur DKI," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Balikpapan, Thohari Aziz, Selasa (3/9/2019).
Pemilihan Legislatif 2019, partai berlambang banteng ini merebut 8 kursi DPRD Balikpapan. Bertambah satu kursi karena PKB gabung dalam fraksi. PDI Perjuangan bisa mengusung pasangan calon kepala daerah.
"PDI Perjuangan dari dulu pede (percaya diri, Red), penuh dengan kekuatan, dan kami menganut asas perjuangan Bung Karno, dalam berjuang tidak bisa sendiri, harus bersama-sama," ujarnya.
Asas Bung Karno yang dimaksud Thohari adalah machtsvorming atau pembentukan kekuatan bersama. "Lebih banyak partai bergabung ya lebih bagus, tidak ada friksi dan memiliki persepsi yang sama untuk kota ini ke depan," sambungnya.
PDI Perjuangan membuka peluang partai politik lain untuk bergabung dalam koalisi Pilwali Balikpapan 2020 mendatang. "Terutama dalam persatuan mewujudkan keadilan sosial di masyarakat," tandasnya.
Penulis/Editor : Hendra