Pasca pernyataan sikap dan dukungan dari barisan relawannya; relawan Zairin centre Minggu (4/8/2019) kemarin, siang tadi, Zairin langsung menemui Gubernur Isran Noor di Kantor pemprov Kaltim Jl. Gajah Mada. “Bukan, pertemuan saya bukan soal suksesi saya sebagai calon walikota. Tetapi hanya laporan tentang pensiun saya dan membahas materi presentase pak Isran pada pak Jokowi nanti,” kilahnya saat ditemui jurnalis usai menghadap Isran Noor.
Meski telah meninggalkan tugasnya di Bappeda Kaltim, Zairin tetap menjadi satu tim penyusun materi persiapan Kaltim sebagai Ibu Kota Negara baru. Zairin diketahui punya modal positif untuk menjadi kandidat kuat Walikota Samarinda. Selain merupakan putra daerah terbaik, ia juga pernah dilantik sebagai Pejabat Sementara Wali Kota Samarinda, Februari 2018 silam. Kala itu ia dilantik oleh Awang Faroek Ishak.
Pelantikannya saat itu untuk mengisi kekosongan pucuk kepemimpinan di Pemerintah Kota Samarinda, setelah Wali Kota Syaharie Jaang dan Wakil Wali Kota Nusyirwan Ismail ditetapkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah Kaltim 2018.
Selain itu, Zairin telah terdukung tim relawan di 10 Kecamatan dan 59 Kelurahan di Samarinda. Bahkan, tim itu didukung salah satu politisi muda, Herwan Susanto yang terposisi sebagai Dewan Penasihat.
Ditanya soal dukungan partai, ia menyebut saat ini masih dalam proses komunikasi dan pendekatan. PAN, Hanura dan PKB, disebut-sebut sebagai partai yang sedang intens berkomunikasi dengannya. “Kita lihat saja nanti bagaimana perkembangannya. Kalau ada partai yang mengajak bergabung, tidak jadi masalah. Apapun, saya tetap tetap optimis maju pilwali Kota Samarinda mendatang,” tegas Zairin. (*)
Penulis : Adhi Abdhian
Editor: Aspian Nur