Kapolda Kaltim, Irjen Pol Priyo Widyanto mengungkapkan, situasi keamanan di Kaltim pada masa Pemilu 2019 berlangsung aman dan kondusif hingga pada rapat pleno tingkat propinsi.
"Tentu hal ini tidak lepas dari kinerja para tokoh adat yang telah membantu Kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas di Kaltim selama pelaksanaan pemilu sehingga tidak ada kejadian yang menguras tenaga dan pikiran," ungkap Priyo saat bersilaturahmi dengan para tokoh adat Kaltim di ruang The Anggana Hotel Bumi Senyiur Jl Pangeran Diponegoro Kota Samarinda Jumat (10/5) sore.
Dia membeberkan suksesnya pelaksanaan Pemilu 2019 tidak lepas dari sinergitas semua pihak yang terlibat dalam tahapan pemungutan suara 17 April 2019, mulai dari Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga KPPS.
"Saya yakin bahwa tokoh-tokoh adat Dayak sangat mendukung terciptanya keamanan yang kondusif dan akan menyampaikan kepada warga Dayak yang ada di bawah agar bijak dan tidak mudah terprovokasi dengan adanya berita di medsos,"ujarnya.
Ketua Dewan Adat Dayak Kaltim, Edy Gunawan mengapresiasi kinerja Kepolisian dan TNI yang terbukti dapat menjaga situasi politik tetap pada jalurnya sehingga tidak ada tindakan anarkis antarpendukung.
"Kami juga akan melakukan penolakan khususnya kepada Masyarakat Adat Dayak Kenyah yang ikut melakukan aksi yang dapat mengganggu stabilitas Kaltim, apalagi saat ini banyak diberitakan soal people power itu kami sangat menolak. Silahkan ikuti jalur hukum yang sudah ada tidak perlu mengerahkan massa,"tukasnya.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: M.Huldi