Selasa, 30/06/2026

Kejutan di Piala Dunia 2026, Paraguay Singkirkan Jerman

Selasa, 30/06/2026

Laga akhir yang mengecewakan bagi Jerman setelah mereka tersingkir dari Piala Dunia 2026 sementara Paraguay melenggang ke 16 Besar. (dailymail)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Kejutan di Piala Dunia 2026, Paraguay Singkirkan Jerman

Selasa, 30/06/2026

logo

Laga akhir yang mengecewakan bagi Jerman setelah mereka tersingkir dari Piala Dunia 2026 sementara Paraguay melenggang ke 16 Besar. (dailymail)

KORANKALTIM.COM - Jose Canale mencetak gol pada tendangan penalti pertama dalam babak adu penalti, kiper Orlando Gill melakukan dua penyelamatan krusial dan Paraguay secara mengejutkan mengalahkan Jerman 4-3 lewat drama itu Selasa (30/6/2026) pagi tadi pada babak 32 Besar di Stadion Gillette Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, menciptakan kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 sejauh ini.

Pertandingan babak 16 besar ini berakhir imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu. Paraguay sempat unggul ketika Julio Enciso mencetak gol melalui sundulan di akhir babak pertama menit 42. Kai Havertz menyamakan kedudukan pada menit ke-52 untuk Jerman yang berstatus juara dunia empat kali.

Jerman sudah memenangkan enam dari tujuh adu penalti di turnamen besar termasuk enam kali berturut-turut sejak kalah dari Cekoslowakia di final Kejuaraan Eropa 1976.

Dalam satu-satunya pertandingan Piala Dunia sebelumnya antara kedua tim, Jerman mengalahkan Paraguay 1-0 di babak 16 besar pada turnamen yang berlangsung 2002. Hampir seperempat abad kemudian, Paraguay berhasil membalas dendam.

Paraguay sebelumnya telah tampil dalam lima pertandingan sistem gugur, namun gagal mencetak gol di setiap pertandingan tersebut. Mereka hanya sekali lolos pada kesempatan-kesempatan sebelumnya, yaitu saat menang melalui adu penalti melawan Jepang di babak 16 besar pada turnamen 2010 di Afrika Selatan. Pada tahun itu, mereka tersingkir di perempat final oleh Spanyol yang akhirnya menjadi juara.

Hari ini merupakan pertandingan sistem gugur pertama Jerman sejak final 2014 di Brasil, saat Die Mannschaft mengalahkan Argentina 1-0 untuk merebut gelar Piala Dunia keempat mereka. Tim Jerman tersingkir di babak penyisihan grup pada dua turnamen Piala Dunia terakhir.

Paraguay memecah kebuntuan di awal pertandingan pada menit ke-42 untuk mengumpan kepada Enciso. Miguel Almiron memecah pertahanan Jerman yang dijaga Aleksandar Pavlovic dan Nathaniel Brown dengan umpan kaki kiri ke Matias Galarza. Galarza mengirim umpan silang ke Enciso, yang tidak dijaga oleh para pemain belakang Jerman dan dengan mudah menyundul bola melewati kiper Manuel Neuer.

Di babak kedua, Havertz menerima umpan silang dari Florian Wirtz, yang berhasil ia sundul dengan cukup tepat untuk mengarahkan bola melewati Gill.

Kemudian pada babak perpanjangan waktu, Jerman tampaknya unggul 2-1 pada menit ke-102 ketika Jonathan Tah menyundul tendangan sudut dari Nathaniel Brown yang berada di luar jangkauan kiper Gill. Namun, tinjauan video memutuskan bahwa Waldemar Anton telah mendorong Gill hingga terjatuh sebelum tendangan tersebut dilakukan, sehingga gol tersebut dianulir.

Jerman, yang mencetak 10 gol di babak penyisihan grup—sejajar dengan tim lain yang mencetak gol terbanyak—kesulitan menembus formasi 4-5-1 Paraguay. Tim Jerman menguasai bola sebanyak 78 persen pada babak pertama. 

Pada adu penalti, tiga penendang Jerman gagal yaitu Kai Havertz, Nick Woltemade dan Jonathan Tah sementara Joshua Kimmich dan Nadiem Amiri sukses. Di kubu Paraguay hanya Antonio Sanabria dan Fabian Balbuena yang gagal dengan tiga penendang lain yaitu Mauricio Magalhaes, Gustavo Gomez dan Jose Canale memastikan mereka ke 16 Besar.

“Kami harus menganalisis setiap pemain, setiap detail. Berkat itu, saya hanya gagal mengeksekusi dua tendangan penalti,” kata kiper Paraguay Orlando Gill setelah pertandingan. “Ini untuk seluruh rakyat Paraguay,” imbuhnya.

Paraguay, yang menduduki peringkat ke-34 menurut FIFA, merupakan tim dengan peluang terendah untuk memenangkan pertandingan Piala Dunia, dan mereka berhasil melakukannya melawan Jerman yang berada di peringkat ke-12.

Paraguay selanjutnya akan menghadapi pemenang pertandingan antara Prancis dan Swedia dalam babak 16 besar yang akan digelar akhir pekan ini di Philadelphia. Kemenangan dalam pertandingan tersebut akan membawa mereka kembali ke Foxborough untuk pertandingan perempat final pada 9 Juli.

“Menurut saya, kami pantas mendapat satu pertandingan lagi, dan sejujurnya, mengingat semua yang telah dikatakan dan semua yang telah kami lalui,” kata Canale. “Yang ingin saya tekankan dari tim kami adalah betapa kompaknya kami. ... Pertandingan hari ini adalah momen yang sangat kami butuhkan untuk menunjukkan jati diri kami yang sebenarnya,” ucapnya

sementara Kai Havert tak bisa menyembunyikan rasa kecewa. “Kami memiliki rencana yang sangat besar untuk Piala Dunia ini. Sangat sulit untuk kembali mengecewakan. Sulit untuk menciptakan peluang dan mempertahankan ritme permainan,” ucap Havertz.

Jerman telah memenangkan enam dari tujuh adu penalti di turnamen besar, termasuk enam kali berturut-turut sejak kalah dari Cekoslowakia di final Kejuaraan Eropa 1976. 


Editor: Aspian Nur

Kejutan di Piala Dunia 2026, Paraguay Singkirkan Jerman

Selasa, 30/06/2026

Laga akhir yang mengecewakan bagi Jerman setelah mereka tersingkir dari Piala Dunia 2026 sementara Paraguay melenggang ke 16 Besar. (dailymail)

Share

Berita Terkait