Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi memutuskan untuk memperpanjang penetapan status siaga darurat bencana hidrometeorologi 2026.
1 menit baca6 kali dibaca

Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi memutuskan untuk memperpanjang penetapan status siaga darurat bencana hidrometeorologi 2026.
"Kami memperpanjang kembali penetapan siaga darurat bencana yang baru akan berakhir 31 Oktober pekan depan," ucap Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar Senin (19/10/2026).
Tohar mengapresiasi tinggi seluruh unsur yang terlibat dalam pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan menyentil terjadinya karhutla kebanyakan dari faktor manusia sendiri yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar. "Tidak ada api yang menyala dengan sendirinya. Kejadian ini indikatornya hampir semua disengaja. Kelihatan dari fenomena pascabencana, apakah setelah terbakar ada yang memasang patok atau menanam tanaman baru, tinggal kita telusuri," ucap Tohar lagi.
Tohar juga meminta perusahaan swasta di bidang perkebunan dan kehutanan untuk tidak egois dan mau berkontribusi membantu pemadaman jika terjadi kebakaran di sekitar wilayah kerjanya. Sedangkan, petugas lapangan rencana akan dilakukan pengecekan kesehatan secara berlaka.
Editor : Aspian Nur
"Kami memperpanjang kembali penetapan siaga darurat bencana yang baru akan berakhir 31 Oktober pekan depan," ucap Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar Senin (19/10/2026).
Tohar mengapresiasi tinggi seluruh unsur yang terlibat dalam pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan menyentil terjadinya karhutla kebanyakan dari faktor manusia sendiri yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar. "Tidak ada api yang menyala dengan sendirinya. Kejadian ini indikatornya hampir semua disengaja. Kelihatan dari fenomena pascabencana, apakah setelah terbakar ada yang memasang patok atau menanam tanaman baru, tinggal kita telusuri," ucap Tohar lagi.
Tohar juga meminta perusahaan swasta di bidang perkebunan dan kehutanan untuk tidak egois dan mau berkontribusi membantu pemadaman jika terjadi kebakaran di sekitar wilayah kerjanya. Sedangkan, petugas lapangan rencana akan dilakukan pengecekan kesehatan secara berlaka.
Editor : Aspian Nur



Pusat gempa berada di laut 45 km timur laut Labuan Bajo
19 Okt 2026, 16:45:57 WIB • Kedalaman 19 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG