Jumat, 07/08/2026

Sekolah Berstandar Internasional di Babulu Mulai Dibangun November, Rp250 Miliar Digelontorkan untuk Siapkan SDM Unggul PPU

Jumat, 07/08/2026

Bupati PPU, Mudyat Noor. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Sekolah Berstandar Internasional di Babulu Mulai Dibangun November, Rp250 Miliar Digelontorkan untuk Siapkan SDM Unggul PPU

Jumat, 07/08/2026

logo

Bupati PPU, Mudyat Noor. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani

KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan pembangunan sekolah terintegrasi berstandar internasional di Kecamatan Babulu akan mulai memasuki tahap pelaksanaan fisik pada November 2026. 

Proyek senilai sekitar Rp250 Miliar itu menjadi satu dari upaya strategis meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di daerah.

Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan, kesepakatan penandatanganan program tersebut telah dilakukan. Saat ini pemerintah daerah tinggal menunggu jadwal pelaksanaan dari kementerian terkait.

"Mengenai pelaksanaannya, kalau menurut jadwal dari kementerian itu katanya sih di bulan November. Mudah-mudahan bisa berjalan lancar," kata Mudyat kepada Korankaltim.com Jumat (7/8/2026).

Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan sekolah terintegrasi tersebut mencapai sekitar Rp250 Miliar pada tahun ini. Sekolah berstandar internasional itu diprioritaskan bagi putra-putri asli PPU. Namun seluruh calon peserta didik tetap harus mengikuti proses seleksi karena standar pendidikan yang diterapkan mengacu pada kualitas internasional.

"Pelajarnya dari Penajam semua. Nanti ada sekitar 5.000 siswa yang melakukan tes karena memang standarnya kan internasional," ungkap Mudyat.

PPU menjadi satu dari dua daerah di Kalimantan Timur yang memperoleh kesempatan mengikuti program tersebut bersama Kabupaten Mahakam Ulu dan eberhasilan itu tidak lepas dari upaya aktif pemerintah daerah dalam mengajukan usulan dan membangun komunikasi dengan pemerintah pusat.

"Sementara ini dari Kalimantan Timur yang mendapat undangan ada dua daerah, Mahakam Ulu dan PPU. Hal ini karena PPU lebih aktif dalam melakukan lobi dan permohonan," jelasnya.

Pembangunan sekolah terintegrasi ini merupakan bagian dari upaya mendukung visi pemerintah pusat dalam menghadirkan pendidikan berkualitas. Pemkab PPU juga ingin memastikan generasi muda daerah memiliki daya saing yang mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

"Ini untuk mewujudkan cita-cita Presiden dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas. Kita harus memacu SDM kita agar betul-betul berkualitas, maju, dan unggul, yang diharapkan bisa membawa kemajuan bagi PPU ke depan," tutup Mudyat. 

Editor: Aspian Nur

Sekolah Berstandar Internasional di Babulu Mulai Dibangun November, Rp250 Miliar Digelontorkan untuk Siapkan SDM Unggul PPU

Jumat, 07/08/2026

Bupati PPU, Mudyat Noor. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait