Rabu, 05/08/2026
Rabu, 05/08/2026
Toilet portabel yang akan disalurkan Disbudpar PPU kepada 11 Pokdarwis. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)
Rabu, 05/08/2026

Toilet portabel yang akan disalurkan Disbudpar PPU kepada 11 Pokdarwis. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memperkuat fasilitas dasar di sejumlah destinasi wisata.
Pada tahun 2026 ini, pemerintah daerah menyalurkan 11 unit toilet portable kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) guna meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendukung pengembangan objek wisata.
Sekretaris Disbudpar PPU, Suparman, mengatakan bantuan tersebut merupakan program yang bersumber dari APBD sebesar Rp244 juta dan diprioritaskan bagi Pokdarwis yang mengelola destinasi wisata serta telah mengajukan usulan.
“Untuk bantuan tahun ini ada toilet portable. Kemarin sudah ada yang mengajukan ke kami, salah satunya wilayah Mangrove yang sudah diserahkan dua unit,” kata Suparman, Rabu (5/8/2026).
Lanjutnya, pengelola destinasi wisata lain yang membutuhkan fasilitas serupa masih dapat mengajukan usulan kepada Disbudpar PPU.
“Kami harapkan tempat-tempat wisata lain yang membutuhkan bisa mengajukan usulan ke kami. Dari Pemda ada pengadaan untuk fasilitas tersebut,” lanjutnya.
Percepatan distribusi menjadi perhatian, terutama untuk kawasan wisata yang tengah berkembang, termasuk lokasi yang bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Selain kawasan Mangrove, bantuan juga akan disalurkan ke sejumlah destinasi lain, yakni Sepaku, Sesumpu, Nenang, Nipah-Nipah, Tanjung, Kampung Inggris, hingga Maridan.
Destinasi yang belum pernah menerima bantuan diupayakan memperoleh dua unit toilet portable sebagai fasilitas untuk laki-laki dan perempuan, sedangkan kawasan yang telah memiliki fasilitas dasar, seperti di Nipah-Nipah, diberikan satu unit sebagai pelengkap.
Disbudpar PPU juga memastikan pada tahun ini program bantuan difokuskan pada pengadaan toilet portable. Belum ada pengadaan fasilitas lain seperti gazebo maupun sarana pendukung pariwisata lainnya. Kebijakan tersebut diambil untuk mengakomodasi usulan masyarakat yang sebelumnya belum terpenuhi.
Untuk tahun mendatang, Disbudpar PPU berencana tetap memprioritaskan bantuan berupa fasilitas penunjang pariwisata yang bersifat portabel atau tidak permanen.
Editor: Erwin
Rabu, 05/08/2026
Toilet portabel yang akan disalurkan Disbudpar PPU kepada 11 Pokdarwis. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)
TERPOPULER