Minggu, 26/07/2026
Minggu, 26/07/2026
Kegiatan Silaturahmi dan Release Program Perumda AMDT di Pemancingan Andromeda, Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam, Sabtu (25/7/2026). (Foto: Dok.HumasPPU)
Minggu, 26/07/2026

Kegiatan Silaturahmi dan Release Program Perumda AMDT di Pemancingan Andromeda, Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam, Sabtu (25/7/2026). (Foto: Dok.HumasPPU)
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal dan minimnya ketersediaan sumber air baku, pemerintah menargetkan cakupan layanan air bersih dapat meningkat hingga melampaui 60 persen dalam beberapa tahun ke depan.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati PPU Mudyat Noor saat menghadiri Silaturahmi dan Release Program Perumda Air Minum Danum Taka (AMDT) Tahun 2026 di Pemancingan Andromeda, Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam, Sabtu (25/7/2026).
Menurut Mudyat Noor, kebutuhan air bersih merupakan salah satu layanan dasar yang menjadi prioritas pemerintah daerah. Namun, tantangan terbesar yang dihadapi PPU bukan hanya pembangunan jaringan perpipaan, melainkan juga keterbatasan sumber air baku yang selama ini menghambat pengembangan layanan Perumda AMDT.
“Persoalan utama kita adalah ketersediaan air baku. Karena itu perkembangan Perumda AMDT tidak bisa secepat daerah lain yang memiliki sumber air melimpah. Selain itu wilayah PPU sangat luas dengan persebaran penduduk yang berjauhan, sehingga pembangunan jaringan membutuhkan biaya yang sangat besar,” kata Mudyat Noor.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab PPU terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Pertamina dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), guna menambah sumber air baku sekaligus meningkatkan kapasitas produksi air bersih.
Sejumlah langkah strategis juga tengah dipersiapkan, di antaranya pembangunan embung baru di kawasan Lawe-Lawe yang akan terhubung dengan embung yang telah ada, serta pemanfaatan potensi sumber air di Kecamatan Waru sebagai penopang peningkatan kapasitas produksi Perumda AMDT.
Mudyat menegaskan, meski kondisi fiskal daerah belum sepenuhnya pulih, pemerintah tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya layanan air bersih.
“Walaupun kondisi fiskal kita sedang tidak mudah, kami akan terus berusaha semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Air bersih adalah pelayanan yang sangat penting dan harus terus kita tingkatkan,” tegasnya.
Saat ini cakupan pelayanan Perumda AMDT telah mencapai lebih dari 40 persen. Pemerintah Kabupaten PPU optimistis angka tersebut dapat terus meningkat hingga melampaui 60 persen sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh akses air bersih yang layak.
Selain memperluas jaringan perpipaan, pemerintah juga akan mengoptimalkan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) sebagai solusi penyediaan air bersih di wilayah yang sulit dijangkau.
“Kami berharap kualitas maupun kuantitas pelayanan terus meningkat. Target kami ke depan cakupan layanan bisa mencapai lebih dari 60 persen sehingga semakin banyak masyarakat yang menikmati akses air bersih,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid, merilis sejumlah program strategis yang akan dijalankan sepanjang 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu program unggulan yang diluncurkan ialah pemasangan sambungan rumah (SR) air bersih secara gratis bagi sekitar 800 masyarakat kurang mampu di PPU.
Selain itu, Perumda AMDT juga menyiapkan program subsidi bagi lima kategori penerima manfaat, yakni masyarakat berpenghasilan rendah, rumah ibadah, yayasan, panti asuhan, dan posyandu.
Program lainnya meliputi pengembangan jaringan distribusi di wilayah Waru, Babulu, dan Penajam, penanganan bencana dan risiko kekeringan, program cicilan pemasangan sambungan rumah bagi pelanggan baru, pengembangan jaringan bersama OIKN di Kecamatan Sepaku, melalui pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) lokal dan regional Long Kali, hingga pendampingan optimalisasi SPAM Pedesaan (Pamsimas).
Dengan berbagai program tersebut, Perumda AMDT berharap akses masyarakat terhadap layanan air bersih semakin merata sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di PPU.
Editor: Erwin
Minggu, 26/07/2026
Kegiatan Silaturahmi dan Release Program Perumda AMDT di Pemancingan Andromeda, Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam, Sabtu (25/7/2026). (Foto: Dok.HumasPPU)
TERPOPULER