Kamis, 23/07/2026
Kamis, 23/07/2026
Pelajar putri dari beberapa sekolah di PPU yang mengikuti seleksi Paskibraka beberapa waktu lalu. (Foto: dokkesbangpolppu)
Kamis, 23/07/2026

Pelajar putri dari beberapa sekolah di PPU yang mengikuti seleksi Paskibraka beberapa waktu lalu. (Foto: dokkesbangpolppu)
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Penajam Paser Utara (Kesbangpol PPU) resmi menetapkan 40 pelajar sebagai Calon Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 yang akan bertugas saat HUT ke-81 Republik Indonesia bulan depan dan akan menjalani pemusatan latihan mulai 4 Agustus nanti.
Kepala Kesbangpol PPU Andi Singkerru menjelaskan, seluruh peserta yang ditetapkan telah melewati rangkaian seleksi berjenjang mulai dari pemeriksaan administrasi, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) hingga tes kesamaptaan. Hasil seleksi tersebut kemudian mendapat pengesahan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
"Kami sudah menyeleksi calon anggota Paskibraka melalui tahap administrasi, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), hingga Samapta. Alhamdulillah BPIP (Badan Pembina Ideologi Pancasila ) Pusat sudah mengesahkan 40 orang, terdiri dari 20 laki-laki dan 20 perempuan," kata Andi Singkerru Kamis (23/7/2026).
Selain menetapkan 40 peserta utama, Kesbangpol PPU juga menyiapkan enam peserta cadangan masing-masing tiga putra dan tiga putri, berdasarkan peringkat hasil seleksi. Mereka akan menggantikan peserta utama apabila sewaktu-waktu diperlukan. Tak hanya menyiapkan pasukan di tingkat kabupaten, PPU juga mengirimkan enam wakil untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Dari jumlah tersebut, empat peserta berhasil lolos, terdiri atas dua putra dan dua putri.
"Untuk provinsi ada empat orang terpilih dari PPU, dua perempuan dan dua laki-laki, dua diantaranya berasal dari Sepaku. Hari ini kami sudah memberikan arahan dan briefing sebelum keberangkatan mereka pada hari Minggu ini," kata Andi.
Sementara dua peserta yang belum lolos seleksi provinsi akan kembali bergabung dengan pasukan Paskibraka PPU.
Usai penetapan, seluruh calon anggota Paskibraka dijadwalkan memasuki pemusatan latihan atau karantina mulai 4 Agustus hingga 17 Agustus 2026. Selama masa tersebut, mereka akan tinggal di asrama dan menjalani latihan fisik sejak pagi hingga sore hari, dilanjutkan pembekalan wawasan kebangsaan pada malam hari.
Pelatihan akan dipandu tujuh orang pelatih yang berasal dari unsur TNI, Polri, Dewan Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (DPPI dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI).
Andi mengungkapkan pelaksanaan Paskibraka tahun ini dilakukan dengan penyesuaian anggaran. Kesbangpol PPU mengalokasikan sekitar Rp1 Miliar untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan, lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena menyesuaikan kondisi keuangan daerah.
"Ada penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena menyesuaikan kondisi keuangan. Terkait program anjangsana, kami sudah berkomunikasi dengan BK (Badan Keuangan), namun saat ini belum ada kepastian alokasi untuk kegiatan tersebut," pungkas Andi.
Editor: Aspian Nur
Kamis, 23/07/2026
Pelajar putri dari beberapa sekolah di PPU yang mengikuti seleksi Paskibraka beberapa waktu lalu. (Foto: dokkesbangpolppu)
TERPOPULER