Kasi Trantib Kecamatan Kembang Janggut Rifani dikonfirmasi Korankaltim.com petang tadi menjelaskan warga yang tenggelam itu sedang beraktivitas di sungai sebelum kejadian dai diketahui bernama Heriyadi, pria berusia 39 tahun, seorang wiraswasta asal Desa Genting Tanah.
Saat kejadian Heriyadi bersama temannya Andiansyah, sedang memanen dan mengangkut buah kelapa sawit menggunakan perahu ketinting atau kapal ces miliknya sendiri.
“Pria itu bersama satu rekannya menyeberangi Sungai Belayan menggunakan perahu ces bermuatan sekitar 200 kilogram buah sawit. Sebelumnya mereka sudah dua kali berhasil menyeberang,” ungkap Rifani.
Namun nahas saat penyeberangan ketiga, perahu yang mereka gunakan mengalami kebocoran di tengah sungai hingga akhirnya karam. Dalam kondisi tersebut, Andiansyah yang bertindak sebagai motoris perahu berhasil menyelamatkan diri sementara Heriyadi diduga tenggelam dan hingga kini belum ditemukan. “Temannya selamat dan langsung melaporkan kejadian ini kepada warga sekitar,” jelas Rifani lagi.
Sementara saksi lain bernama Muhammad Nisfan turut memberikan keterangan terkait insiden tersebut kepada petugas.
Hingga pukul 17.00 WITA, proses pencarian masih terus dilakukan oleh warga bersama aparat setempat. Tim SAR dan pemadam kebakaran kecamatan telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta pengumpulan informasi awal.
Pihak kecamatan juga telah berkoordinasi dengan Sat Polairud Polres Kukar, BPBD Kukar, serta tim SAR dari Samarinda guna memperkuat upaya pencarian.
“Jika kondisi tidak memungkinkan, pencarian akan dilanjutkan besok sambil menunggu bantuan tim SAR dan BPBD,” jelas Rifani.
Sejumlah langkah telah dilakukan petugas, diantaranya mendatangi lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan koordinasi lintas instansi dan sampai berita ini diturunkan keberadaan Heriyadi masih dalam proses pencarian.
Editor: Aspian Nur
Kasi Trantib Kecamatan Kembang Janggut Rifani dikonfirmasi Korankaltim.com petang tadi menjelaskan warga yang tenggelam itu sedang beraktivitas di sungai sebelum kejadian dai diketahui bernama Heriyadi, pria berusia 39 tahun, seorang wiraswasta asal Desa Genting Tanah.
Saat kejadian Heriyadi bersama temannya Andiansyah, sedang memanen dan mengangkut buah kelapa sawit menggunakan perahu ketinting atau kapal ces miliknya sendiri.
“Pria itu bersama satu rekannya menyeberangi Sungai Belayan menggunakan perahu ces bermuatan sekitar 200 kilogram buah sawit. Sebelumnya mereka sudah dua kali berhasil menyeberang,” ungkap Rifani.
Namun nahas saat penyeberangan ketiga, perahu yang mereka gunakan mengalami kebocoran di tengah sungai hingga akhirnya karam. Dalam kondisi tersebut, Andiansyah yang bertindak sebagai motoris perahu berhasil menyelamatkan diri sementara Heriyadi diduga tenggelam dan hingga kini belum ditemukan. “Temannya selamat dan langsung melaporkan kejadian ini kepada warga sekitar,” jelas Rifani lagi.
Sementara saksi lain bernama Muhammad Nisfan turut memberikan keterangan terkait insiden tersebut kepada petugas.
Hingga pukul 17.00 WITA, proses pencarian masih terus dilakukan oleh warga bersama aparat setempat. Tim SAR dan pemadam kebakaran kecamatan telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta pengumpulan informasi awal.
Pihak kecamatan juga telah berkoordinasi dengan Sat Polairud Polres Kukar, BPBD Kukar, serta tim SAR dari Samarinda guna memperkuat upaya pencarian.
“Jika kondisi tidak memungkinkan, pencarian akan dilanjutkan besok sambil menunggu bantuan tim SAR dan BPBD,” jelas Rifani.
Sejumlah langkah telah dilakukan petugas, diantaranya mendatangi lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan koordinasi lintas instansi dan sampai berita ini diturunkan keberadaan Heriyadi masih dalam proses pencarian.
Editor: Aspian Nur