Aksi pencurian tas di dalam mobil dilakukan pria itu namun gagal setelah pemilik tas menyadari kejanggalan dan pelaku berhasil diamankan warga bersama polisi.
Ramin yang jadi korban aksi residivis itu kepada Korankaltim.com menceritakan, peristiwa bermula saat dirinya bersama suaminya hendak berbelanja kebutuhan memancing. Mereka memarkirkan mobil di pinggir jalan karena area depan lokasi penuh kendaraan. Tak lama setelah parkir, tiba-tiba ban mobilnya kempes. “Tiba-tiba bunyi “ces: gitu, ternyata ban mobil kempes. Saya langsung teriak ke suami, “Mas, ini kempes,” ujar Ramin saat ditemui di Pos Polisi Mulawarman Jalan Mulawarman, Samarinda.
Suaminya pun mengambil dongkrak untuk mengganti ban. Saat keduanya sibuk memperbaiki kendaraan, pelaku memanfaatkan kesempatan itu dengan masuk ke dalam mobil dan mengambil tas korban.
“Saya baru sadar pas dengar orang teriak ‘maling!’. Waktu saya lihat, tas saya sudah dibawa orang naik motor merah,” kata Ramin.
Tas yang dibawa kabur berisi satu unit ponsel dan beberapa bungkus rokok. Beruntung, warga sekitar yang melihat aksi pelaku langsung membantu mengejar hingga akhirnya berhasil diamankan.
Ipda Rifky Sactio selaku Pamapta 1 Polresta Samarinda mengakui adanya kejadian tersebut dan menjelaskan pelaku merupakan residivis dengan kasus serupa. “Pelaku ini sudah pernah terlibat kasus yang sama, mencuri barang dari kendaraan orang lain. Untuk sementara diamankan seorang diri, tapi akan kami dalami apakah ada rekan lain,” ungkap Rifky.
Pelaku kini diamankan di Polresta Samarinda untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, terutama saat parkir di tempat umum.
Editor: Aspian Nur