Rabu, 19/06/2024

Solikin Rencanakan Pembunuhan Mertua, Sewa Teman Jadi Pembunuh Bayaran dengan Upah Rp15 Juta

Rabu, 19/06/2024

Iwan Seftiadi (kiri) selaku eksekutor, dan Solikin (kanan) otak dari perencanaan pembunuhan mertuanya, dengan dalih sakit hati dan ingin kuasai harta warisan. (Foto: Nancy/Korankaltim.com)

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Solikin Rencanakan Pembunuhan Mertua, Sewa Teman Jadi Pembunuh Bayaran dengan Upah Rp15 Juta

Rabu, 19/06/2024

logo

Iwan Seftiadi (kiri) selaku eksekutor, dan Solikin (kanan) otak dari perencanaan pembunuhan mertuanya, dengan dalih sakit hati dan ingin kuasai harta warisan. (Foto: Nancy/Korankaltim.com)

Penulis: Nancy

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Solikin (39) mengaku sakit hati dengan mertuanya lantaran sang istri tak dianggap anaknya lagi. Tak hanya itu, ia mengaku telah diusir dari rumah pasca kecelakaan.

"Sudah beberapa tahun tinggal sama mertua, saya juga sempat merawat mertua perempuan yang stroke, tetapi sudah lama meninggal. Istri saya ini mau di situ ya mau merawat, karena anak-anaknya yang lain gak ada yang mau merawat. Dari situ saya sakit hati, dan mau membunuh beliau (mertua)," ungkapnya.

Ia pun mengaku mengenal rekannya tersebut di Pasar Segiri tempat dia bekerja sebagai buruh angkut dengan membawa gerobak. "Kenal di situ (Pasar Segiri), dia kerja di situ juga. Setelah diusir saya tinggal di Gang Ontel," katanya.

Tak hanya itu saja, Solikin pun mengaku dirinya bersama dengan sang istri telah dijanjikan akan diberikan warisan rumah, namun anak-anaknya yang lain tidak terima. "Makanya timbul niat membunuh untuk menguasai harta warisan itu," pungkasnya.

Sementara Iwan (31) mengaku sepakat untuk melakukan pembunuhan lantaran tak memiliki pekerjaan, sehingga memerlukan biaya untuk memenuhi keperluan sehari-hari.

"Saya dijanjikan uang Rp15 juta, untuk membunuh mertuanya, supaya bisa menguasai harta warisannya, setelah berhasil (membunuh) baru dikasih," katanya.

Saat melakukan aksinya, Iwan diantar oleh Solikin dan dikenalkan ke mertuanya tersebut. "Saya menginap di situ, itu baru kenal dengan mertuanya, kalau sama Solikin ya sudah lama," katanya.

Dari pengakuan Iwan bahwa dirinya memukul menggunakan besi terhadap korban sebanyak dua kali, saat di atas kasur, dan tangan kosong sebanyak enam kali di bagian wajah.

"Saya langsung pergi, karena sudah tidak bergerak, saya pikir sudah meninggal. Setelah itu ketemu dengan Solikin, tetapi belum dikasih uang yang dijanjikan itu," sebutnya.

Oleh karena itu, pasca kejadian dirinya pun berpindah-pindah tempat dan sempat membawa kabur sepeda motor orang dan kemudian dijual. "Uangnya itu saya pakai buat pulang ke Palembang, tetapi kembali lagi ke sini (Samarinda), karena sudah tidak ada uang lagi," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, perencanaan pembunuhan tersebut dilakukan oleh Iwan atas suruhan Solikin pada Senin (27/5/2024) lalu sekitar pukul 13.30 WITA di kediamannya korban Jalan Jelawat Gang 10 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir.

Tetapi aksi tersebut gagal, lantaran kakek 82 tahun itu sempat ditolong, dan dibawah ke ruang sakit untuk diberikan perawatan.

"Kejadian ini diketahui setelah saksi anak kandung korban, istri dari salah satu pelaku (Solikin), mendapatkan kabar dari kakaknya bahwa ayahnya berada di rumah sakit ruang IGD lantaran mengalami luka parah, akibat dianiaya oleh orang tak dikenal. Sedangkan uang korban dalam dompet diambil pelaku sebanyak Rp300 ribu," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli saat rilis di lobi Mapolresta Samarinda Rabu (19/6/2024) hari ini.

Editor: Maruly Z

Solikin Rencanakan Pembunuhan Mertua, Sewa Teman Jadi Pembunuh Bayaran dengan Upah Rp15 Juta

Rabu, 19/06/2024

Iwan Seftiadi (kiri) selaku eksekutor, dan Solikin (kanan) otak dari perencanaan pembunuhan mertuanya, dengan dalih sakit hati dan ingin kuasai harta warisan. (Foto: Nancy/Korankaltim.com)

Berita Terkait


Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.