Sekitar pukul 17.00 WITA, RS (32) yang merupakan anak dari pemilik warung tersebut mendapatkan kabar dari tetangga toko milik orang tuanya, Badransyah.
Sudah 4 hari warung tidak buka, dan Badransyah tak pernah terlihat. RS pun mendatangi toko orang tuanya. Sekira pukul 17.30 WITA dengan dibantu warga sekitar, RS berusaha membuka paksa pintu warung.
Setelah terbuka, sesosok pria terlihat dalam posisi tertelungkup dan sudah meninggal dunia. Jasad yang mulai membengkak itu adalah Badransyah.
Kejadian itu dilaporkan kepada pihak berwajib. Selanjutnya kepolisian, BPBD serta TNI melakukan evakuasi jenazah untuk dibawa ke RS Panglima sebaya.
Kanit Reskrim Polsek Tanah Grogot Bripda Joko Riyadi mengatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada jenazah korban.
"Dari keterangan pihak rumah sakit menyatakan bahwa jenazah ini sudah lebih dari 48 jam. Karena pada saat ditemukan sudah dalam kondisi membengkak dan sudah mengeluarkan darah di bagian lubang telinga dan hidung yang diduga sudah terjadi pembengkakan pembuluh darah. Sementara dari keterangan warga sekitar, warung ini sudah tidak buka selama 4 hari," ujarnya, Rabu (24/6/2020).
Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Sebab, mereka menyakini bahwa korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya.
"Jadi selanjutnya jenazah, usai ditangani pihak rumah sakit, diserahkan ke keluarga dan dimakamkan sekitar pukul 10 malam," pungkasnya.
Penulis : Dwi Cahyo
Editor: M.Huldi