Tiba-tiba melihat api yang membesar di balik tembok di samping SPBU di Jalan Kadrie Oening.
"Bukan di dalam SPBU, kami lihat api sudah tinggi," ujarnya.
"Setelah itu, saya langsung telpon PLN minta listrik dipadamkan, kemudian telpon pemadam. Tetapi, kami sempat melakukan upaya pemadaman dengan air parit dan tidak lama datang pemadam," sambungnya.
Pihaknya tidak mengetahui apa yang terbakar, pasalnya terhalang oleh tembok setinggi satu hingga dua meter.
"Saya tidak bisa memastikan, apa yang terbakar, yang jelas api kami lihat sudah tinggi," pungkasnya.
Sementara itu, Staf Pemadaman dan Investigasi Disdamkar Samarinda, Sunardi Siman mengatakan pihaknya mendapatkan laporan sekira pukul 18.30 Wita.
"Jadi, yang terbakar itu rumah di samping SPBU," tuturnya.
Lebih lanjut dikatakannya dalam upaya pemadaman pihaknya mengalami kendala, pasalnya aksesnya terhalang oleh tembok.
"Sempat kesulitan, jadi teman-taman pemadam bersama relawan naik tembok," terangnya.
"Kami sempat mendobrak akses pintu ruko yang berada disamping, ternyata terhalang tembok juga," sambungnya.
Sementara, terkait penyebab pihaknya tidak bisa memastikan, pasalnya rumah tersebut tidak berpenghuni.
"Kami belum tahu pasti penyebabnya, yang jelas itu bagian dapur yang terbakar," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor: Desman Minang