Motornya terjebak di gorong-gorong hingga lima jam. Baru sekira pukul 23.00 WITA, motor bisa dievakuasi.
Korban bernama Muah mengendarai motor Honda Beat dengan nomor polisi KT 6359 NH, mengaku tidak menyadari dirinya sudah berada dekat selokan. Sebab, kondisi jalan di sekitar sudah terendam.
"Saya kira itu masih jalanan, saat saya ingin putar malah kaki saya masuk ke dalam selokan itu," ujar warga Jalan Gerilya. Kota Samarinda itu, saat ditemui korankaltim.com.
Sebelumnya, Muah melaju dari arah Jalan Wahid Hasyim I menuju Jalan Wahid Hasyim II. Namun, karena banjir yang cukup dalam dan berpikir akan merusak mesin motornya, dia pun berputar di simpang empat Sempaja. Naas, dia malah terjatuh ke selokan dan kendaraannya sangkut di gorong-gorong.
Bersama sanak keluarganya, Muah mengangkat kendaraan yang tersangkut tersebut dengan peralatan seadanya.
"Mungkin sekiranya besok-besok, pemerintah kasih tanda lah selokan itu, biar ga ada lagi orang yang mengalami kejadian begini,"tutupnya.
Penulis : Faishal Alwan Yasir
Editor: M.Huldi