Tri yang berusia 43 tahun dan Brilian yang baru berusia 12 tahun mengendarai sepeda motor merk Honda Karisma bernopol KT 4715 MY dari arah Sungai Kapih. Saat itu Brilian hendak mengikuti bimbingan belajar di daerah Samarinda. Namun saat diturunan Gunung Manggah, truk muatan pasir basah dari arah Sambutan menuju kota melaju kencang lepas kendali dan menghantam apa saja didepannya termasuk Tri dan Brilian yang naik motor. Tak ayal ibu dan anak itu langsung meregang nyawa dan masih ada dua korban lainya yang juga harus meninggal dunia meski ada yang sempat dibawa ke rumah sakit AW Syahranie,
Ditemui korankaltim.com di kamar jenazah RSUD AWS, James yang sehati-harinya bekerja sebagai ojek online hanya bisa terdiam dan melamun memandang jenazah dua orang tercintanya.
Dirinya mengaku mendapatkan kabar tersebut dari orangtua tempat anaknya bimbel. "Saya, lagi di jalan rencana mau pulang, sudah selesai kerja, dapat kabar itu dan saya langsung ke lokasi kejadian," ungkap James dengan nada pelan.
Jenazah istri dan anaknya sejak tadi malam telah dibawa langsung ke Gereja KTDI Kristus Ajaib di Jalan Sultan Alimuddin. "Rencana Sabtu besok baru dimakamkan di pemakaman Kristen Mangkupalas, Samarinda Seberang," sebutnya. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur