"Pertama itu istri saya yang cium bau, tapi dia tidak berani, pas saya pulang baru saya cek lewat jendela dan korban itu sudah posisi terlentang dan mukanya hitam membusuk, setelah itu saya langsung lapor ke polisi," bebernya.
Lebih lanjut dikatakannya, korban memang merupakan orang yang tertutup dan jarang sosialisasi dengan tetangga sekitarnya.
"Orangnya tertutup, kalau ngomong juga seadanya, misalnya masu bayar uang kost. Dan saya lihat terakhir itu dua hari lalu, memang kondisi badannya itu seperti kurang fit, ya hari-harinya dia bekerja jualan tupperware keliling ke kantor-kantor," tandasnya.
Sementara, menurut keterangan dari Kepolisian Polsek Samarinda Ulu pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat adanya penemuan jenazah di Jalan Wolter Monginsidi Gang 8, di salah satu kost, kemudian pihak langsung meluncur ke TKP.
"Dari olah TKP yang kami lakukan korban ini meninggal karena sakit, berdasarkan obat yang kami temukan, ditambah dengan kondisi pintu yang terkunci dari dalam dan kami juga tidak ada menemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Untuk penyakit yang diderita kami belum tahu pasti, itu medis yang tahu," bebernya.
Dan saat ini jenazah langsung dievakuasi ke RSUD AW Sjahranie untuk dilakukan visum. "Dan kami juga akan menghubungi keluarga korban, karena dari identitanya di orang Samarinda dan orang tua korban juga pernah datang ke kost, keterangan pemilik kost," tutupnya. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur