Terkait itu, warga Kelurahan Longkali, Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser, mulai memperkenalkan satu warisan budaya leluhur daerah yaitu Kuntau, olahraga bela diri tradisional Paser dan membentuk Perkumpulan Kuntau Kembar Mayang.
Menyikapi kehadiran Perkumpulan Kuntau Kembar mayang tersebut Ketua RT 07 Kelurahan Longkali Wakidi memberi apresiasi dan berharap kehadirannya dapat memberikan dampak positif pada perkembangan budaya Paser. "Kami mengapresiasi atas semangat masyarakat saat ini, kami berharap dengan hadirnya Perkumpulan Kuntau Kembar Mayang ini dapat mendukung perkembangan pelestarian budaya Paser serta mempertahankan warisan leluhur ditengah perkembangan modernisasi saat ini," ujar Wakidi. "Kami harap kegiatan ini juga bisa mengurangi kegiatan-kegiatan negatif anak-anak muda di lingkungan sini, sehingga kondusivitas lingkungan juga bisa meningkat," papar Wakidi.
Ketua Perkumpulan Kuntau Kembar Mayang Jaini menambahkan, berdirinya perkumpulan itu wujud spirit warga mempertahankan warisan leluhur di kalangan masyarakat terutama pada anak-anak. "Kami berupaya untuk tetap bisa menjaga dan melestarikan budaya di kalangan masyarakat, salah satunya bela diri kuntau yang menjadi bela diri Paser yang terus berkembang di lingkungan masyarakat Paser," ujar Jaini.
Kehadiran perkumpulan tersebut diharapkan bisa mendapat dukungan warga sehingga bela diri kuntau di Kabupaten Paser juga bisa terus berkembang. "Dengan semangat bersama tentu kami berharap bela diri tradisional kuntau ini bisa terus berkembang dan dilestarikan di kalangan masyarakat," kata Jaini.
Editor: Aspian Nur
Terkait itu, warga Kelurahan Longkali, Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser, mulai memperkenalkan satu warisan budaya leluhur daerah yaitu Kuntau, olahraga bela diri tradisional Paser dan membentuk Perkumpulan Kuntau Kembar Mayang.
Menyikapi kehadiran Perkumpulan Kuntau Kembar mayang tersebut Ketua RT 07 Kelurahan Longkali Wakidi memberi apresiasi dan berharap kehadirannya dapat memberikan dampak positif pada perkembangan budaya Paser. "Kami mengapresiasi atas semangat masyarakat saat ini, kami berharap dengan hadirnya Perkumpulan Kuntau Kembar Mayang ini dapat mendukung perkembangan pelestarian budaya Paser serta mempertahankan warisan leluhur ditengah perkembangan modernisasi saat ini," ujar Wakidi. "Kami harap kegiatan ini juga bisa mengurangi kegiatan-kegiatan negatif anak-anak muda di lingkungan sini, sehingga kondusivitas lingkungan juga bisa meningkat," papar Wakidi.
Ketua Perkumpulan Kuntau Kembar Mayang Jaini menambahkan, berdirinya perkumpulan itu wujud spirit warga mempertahankan warisan leluhur di kalangan masyarakat terutama pada anak-anak. "Kami berupaya untuk tetap bisa menjaga dan melestarikan budaya di kalangan masyarakat, salah satunya bela diri kuntau yang menjadi bela diri Paser yang terus berkembang di lingkungan masyarakat Paser," ujar Jaini.
Kehadiran perkumpulan tersebut diharapkan bisa mendapat dukungan warga sehingga bela diri kuntau di Kabupaten Paser juga bisa terus berkembang. "Dengan semangat bersama tentu kami berharap bela diri tradisional kuntau ini bisa terus berkembang dan dilestarikan di kalangan masyarakat," kata Jaini.