Penulis: Muhammad Anshori
KORANKAKTIM.COM, TENGGARONG - Sebanyak 2.491 atlet di Kutai Kartanegara (Kukar) siap diutus untuk bersaing di ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di tahun 2026 ini.
1 menit baca10 kali dibaca

Penulis: Muhammad Anshori
KORANKAKTIM.COM, TENGGARONG - Sebanyak 2.491 atlet di Kutai Kartanegara (Kukar) siap diutus untuk bersaing di ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di tahun 2026 ini.
Para atlet, kontingen dan pendamping resmi dilepas untuk berlaga di lima ajang olahraga sekaligus yaitu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII, Porprov IV Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V, Festival Olahraga Rekreasi Daerah (Forda) II serta Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada).
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, dengan bekal persiapan yang matang dan panjang, Pemkab Kukar tidak main-main dalam menargetkan hasil. Kabupaten bersemboyan Satria Mandala ini secara terbuka membidik gelar juara umum di seluruh ajang yang diikuti.
Aulia optimistis setelah memantau langsung proses latihan para atlet yang dinilainya sudah sangat siap tempur. "Kami optimis dengan persiapan yang telah dilakukan atlet Kukar karena sudah kami lihat secara langsung, semuanya sudah sangat matang. Kami yakin dan percaya Kukar bisa menjadi juara umum di seluruh ajang yang telah saya sebutkan tadi," kata Aulia.
Di luar kesiapan teknis, Pemkab Kukar juga memberikan kepastian kesejahteraan bagi para peraih medali. Isu mengenai pemotongan atau keterlambatan bonus akibat efisiensi anggaran dibantah keras oleh pemerintah daerah.
Keterbatasan kondisi keuangan daerah tidak akan mengurangi komitmen pemerintah. Besaran bonus dipastikan minimal sama dengan periode sebelumnya, bahkan berpeluang naik menyamai daerah lain.
"Pada Porprov sebelumnya bonus untuk peraih medali emas itu Rp50 Juta. Akan kami diskusikan lagi bersama para ketua organisasi olahraga. Yang pasti, kami menginginkan agar persoalan bonus tidak menjadi penghalang bagi atlet-atlet untuk berprestasi," tegasnya.
Editor: Aspian Nur
Para atlet, kontingen dan pendamping resmi dilepas untuk berlaga di lima ajang olahraga sekaligus yaitu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII, Porprov IV Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V, Festival Olahraga Rekreasi Daerah (Forda) II serta Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada).
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, dengan bekal persiapan yang matang dan panjang, Pemkab Kukar tidak main-main dalam menargetkan hasil. Kabupaten bersemboyan Satria Mandala ini secara terbuka membidik gelar juara umum di seluruh ajang yang diikuti.
Aulia optimistis setelah memantau langsung proses latihan para atlet yang dinilainya sudah sangat siap tempur. "Kami optimis dengan persiapan yang telah dilakukan atlet Kukar karena sudah kami lihat secara langsung, semuanya sudah sangat matang. Kami yakin dan percaya Kukar bisa menjadi juara umum di seluruh ajang yang telah saya sebutkan tadi," kata Aulia.
Di luar kesiapan teknis, Pemkab Kukar juga memberikan kepastian kesejahteraan bagi para peraih medali. Isu mengenai pemotongan atau keterlambatan bonus akibat efisiensi anggaran dibantah keras oleh pemerintah daerah.

Keterbatasan kondisi keuangan daerah tidak akan mengurangi komitmen pemerintah. Besaran bonus dipastikan minimal sama dengan periode sebelumnya, bahkan berpeluang naik menyamai daerah lain.
"Pada Porprov sebelumnya bonus untuk peraih medali emas itu Rp50 Juta. Akan kami diskusikan lagi bersama para ketua organisasi olahraga. Yang pasti, kami menginginkan agar persoalan bonus tidak menjadi penghalang bagi atlet-atlet untuk berprestasi," tegasnya.
Editor: Aspian Nur












Pusat gempa berada di laut 13 km tenggara Bahodopi
31 Okt 2026, 15:23:13 WIB • Kedalaman 4 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG