Kamis, 30/07/2026

Dispora Kaltim Soroti Organisasi Olahraga yang Tak Optimal Gerakkan Warga

Kamis, 30/07/2026

Plt Kepala Dispora Kaltim, Rasman Rading. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Dispora Kaltim Soroti Organisasi Olahraga yang Tak Optimal Gerakkan Warga

Kamis, 30/07/2026

logo

Plt Kepala Dispora Kaltim, Rasman Rading. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)

Penulis: M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Organisasi olahraga masyarakat di Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai belum menjalankan peran secara maksimal dalam membudayakan olahraga di tengah masyarakat. 

Keberadaan organisasi tidak cukup hanya sebatas memiliki kepengurusan, tetapi harus mampu menghadirkan aktivitas yang melibatkan masyarakat secara rutin.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading, mengatakan masih banyak organisasi olahraga masyarakat yang belum menjadi motor penggerak di tingkat akar rumput. Akibatnya, partisipasi masyarakat dalam berolahraga masih rendah.

“Kalau hanya sekadar organisasi, untuk apa? Yang dibutuhkan organisasi yang benar-benar hidup di lapangan,” kata Rasman, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, tanggung jawab membangun budaya olahraga tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Organisasi olahraga masyarakat harus mengambil peran lebih besar dengan menghadirkan program yang menarik dan berkelanjutan agar masyarakat terdorong untuk aktif bergerak.

Rasman menilai, organisasi yang aktif akan menjadi ujung tombak dalam meningkatkan kebugaran masyarakat sekaligus memperluas pembinaan olahraga sejak dini. Sebaliknya, organisasi yang hanya berjalan secara administratif tidak akan memberikan dampak nyata.

Selain itu, ia juga menyoroti pola regenerasi kepengurusan yang dinilai masih stagnan. Pergantian pengurus kerap hanya dilakukan di antara orang-orang yang sama tanpa membuka ruang bagi anggota baru.

“Jangan sampai orangnya itu-itu saja. Hari ini sekretaris, besok ketua, lalu bendahara. Siklusnya hanya itu-itu saja,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembenahan organisasi olahraga masyarakat menjadi salah satu kunci dalam membangun budaya hidup sehat di Kaltim. Dengan organisasi yang aktif dan terbuka, partisipasi masyarakat diharapkan meningkat sehingga menjadi fondasi bagi pembinaan atlet berprestasi di masa depan.

Editor: Erwin

Dispora Kaltim Soroti Organisasi Olahraga yang Tak Optimal Gerakkan Warga

Kamis, 30/07/2026

Plt Kepala Dispora Kaltim, Rasman Rading. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait