Jumat, 12/06/2026

Seluruh Kabupaten/Kota Siap Bersaing, Angkat Besi Porprov Kaltim 2026 Diprediksi Sengit

Jumat, 12/06/2026

Cabor angket besi yang terus mengukir prestasi, persiapkan diri menuju Porprov VIII/2026 di Kabupaten Paser mendatang.(Dok KONI Kaltim)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Seluruh Kabupaten/Kota Siap Bersaing, Angkat Besi Porprov Kaltim 2026 Diprediksi Sengit

Jumat, 12/06/2026

logo

Cabor angket besi yang terus mengukir prestasi, persiapkan diri menuju Porprov VIII/2026 di Kabupaten Paser mendatang.(Dok KONI Kaltim)

Penulis: Ainur Rofiah 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Cabang olahraga (cabor) angkat besi diperkirakan menjadi salah satu nomor pertandingan yang menghadirkan persaingan ketat pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 di Kabupaten Paser. 

Seluruh kabupaten dan kota di Kaltim disebut telah melakukan persiapan maksimal guna mengirimkan atlet-atlet terbaik mereka untuk bersaing memperebutkan medali.

Kondisi tersebut menunjukkan persaingan tidak hanya akan terpusat pada daerah-daerah yang selama ini dikenal memiliki tradisi kuat di cabang angkat besi. 

Sebaliknya, seluruh kontingen diyakini memiliki peluang yang sama untuk menunjukkan hasil pembinaan atlet yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir.

Ketua Harian PABSI Kaltim, Hendra Radinal Ary, mengatakan kesiapan seluruh daerah menjadi indikator bahwa kompetisi angkat besi pada Porprov mendatang akan berlangsung kompetitif. 

Menurutnya, setiap kabupaten dan kota telah menyiapkan program pembinaan serta pemusatan latihan guna menghadapi ajang olahraga terbesar di Kaltim tersebut.

“Artinya semuanya siap. Sepuluh kabupaten kota ini siap untuk mempersiapkan atletnya dengan maksimal,” ujar Hendra saat ditemui di Gedung KONI Kaltim, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan, Porprov tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi sarana evaluasi terhadap efektivitas pembinaan olahraga prestasi di masing-masing daerah. 

Atlet yang tampil di arena pertandingan merupakan representasi dari hasil pembinaan yang dilakukan pemerintah daerah dan pengurus cabang olahraga selama ini.

Menurut Hendra, setiap daerah tentu memiliki target dan ambisi untuk meraih hasil terbaik. Karena itu, persaingan dipastikan berlangsung terbuka dengan peluang kemenangan yang dimiliki seluruh kontingen.

“Namanya Porprov ini otomatis wakil kabupaten kota. Jadi masing-masing kabupaten kota menyiapkan atletnya untuk bisa bersaing,” katanya.

Selain mempersiapkan atlet, PABSI Kaltim juga terus memantau kesiapan sarana dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan pertandingan. 

Salah satu fokus perhatian adalah venue angkat besi yang saat ini sedang diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Paser selaku tuan rumah Porprov 2026.

Gedung tersebut dirancang untuk mengakomodasi pelaksanaan beberapa cabang olahraga dan diharapkan mampu memenuhi standar penyelenggaraan pertandingan tingkat provinsi. Berdasarkan hasil pemantauan terakhir, progres pembangunan venue disebut telah mencapai sekitar 90 persen.

“Ya kurang lebih sudah 90 persen lah,” ungkap Hendra.

Ia optimistis proses penyelesaian fasilitas pertandingan dapat rampung sesuai jadwal sehingga seluruh kebutuhan teknis cabang olahraga angkat besi dapat terpenuhi sebelum pelaksanaan Porprov dimulai.

Di sisi lain, aspek teknis pertandingan juga mulai dipersiapkan secara matang, termasuk mekanisme penjurian. 

PABSI Kaltim memastikan sistem penilaian akan mengacu pada regulasi resmi yang berlaku dalam penyelenggaraan multievent olahraga.

Untuk menjaga profesionalitas dan objektivitas pertandingan, komposisi juri akan melibatkan tenaga dari tingkat provinsi maupun nasional. 

Kehadiran juri nasional dinilai penting agar seluruh hasil pertandingan memiliki standar yang sama dengan kejuaraan resmi lainnya.

“Penjurian 70 persen dari provinsi dan 30 persen dari nasional. Karena itu memang regulasi pertandingan,” tegas Hendra.

Dengan kesiapan atlet dari seluruh kabupaten dan kota, didukung fasilitas yang hampir rampung serta sistem pertandingan yang mengedepankan profesionalitas, cabor angkat besi diprediksi menjadi salah satu arena persaingan paling menarik pada Porprov Kaltim 2026.


Editor: Erwin

Seluruh Kabupaten/Kota Siap Bersaing, Angkat Besi Porprov Kaltim 2026 Diprediksi Sengit

Jumat, 12/06/2026

Cabor angket besi yang terus mengukir prestasi, persiapkan diri menuju Porprov VIII/2026 di Kabupaten Paser mendatang.(Dok KONI Kaltim)

Share

Berita Terkait