PON Bela Diri dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang di Kudus, Jawa Tengah. Dalam rapat tersebut, Ego Arifin menyampaikan bahwa KONI Kaltim memanggil perwakilan dari cabang olahraga (cabor) yang akan berpartisipasi untuk membahas kesiapan serta mekanisme pengiriman atlet ke ajang tersebut.
“Alhamdulillah, beberapa cabor sudah menunjukkan kesiapan dalam menyiapkan atletnya untuk bertanding di PON nanti,” ujarnya.
Terkait proses seleksi atlet, Ego menegaskan KONI Kaltim menyerahkan sepenuhnya kepada cabor dan pelatih masing-masing. Namun, untuk mekanisme keberangkatan serta kesiapan tim menjadi tanggung jawab KONI Kaltim.
“Kami belum bisa mengambil keputusan sepihak dan harus koordinasi dengan ketua umum dan pihak lain, terutama terkait biaya dan akomodasi selama pertandingan,” tambahnya.
Ego juga mengaku sampai saat ini Technical Handbook (THb) dari masing-masing cabor belum final. Beberapa cabor hanya memiliki draft, sehingga belum bisa menjadi acuan pasti. Setelah THb resmi keluar, seluruh cabor akan melaksanakan seleksi berdasarkan nomor tanding yang disetujui oleh pengurus besar (PB) cabor dan PB PON Bela Diri.
“Sebanyak 10 cabor bela diri akan mengikuti PON, yaitu gulat, judo, ju-jitsu, karate, pencak silat, sambo, shorinji kempo, taekwondo, tarung derajat, dan wushu,” imbuhnya.
Namun, terdapat aturan bahwa atlet yang saat ini sedang mengikuti Pelatnasseperti dari cabang gulat dan pencak silat tidak diperbolehkan ikut serta, karena mereka difokuskan untuk persiapan menghadapi SEA Games pada Desember 2025.
Meski menargetkan pencapaian prestasi terbaik, Ego menjelaskan penentuan atlet yang akan dikirim masih menunggu kepastian terkait THb serta hasil seleksi dari masing-masing cabang olahraga.
Setelah atlet-atlet terpilih, KONI Kaltim akan melakukan proses verifikasi untuk memastikan kelayakan dan prestasi mereka sebagai dasar pertimbangan pemberangkatan.
“Kami ingin memastikan bahwa atlet yang dikirim benar-benar representasi terbaik dari Kaltim untuk bersaing di PON bela diri ini,” tutupnya.
Editor: Erwin