Melihat tingginya minat ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur menilai perlunya mengoptimalkan kegiatan fun run sebagai sarana positif bagi masyarakat.
Kepala Dispora Kaltim Agus Hari Kesuma menyebut fun run bukan sekadar aktivitas fisik biasa, tetapi bisa menjadi bagian dari gerakan rekreasi massal yang sehat dan menyenangkan.
“Fun run ini sangat potensial untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga. Walaupun biasanya digelar saat momen tertentu seperti Haornas, sebenarnya kegiatan ini bisa dikembangkan lebih luas,” kata Agus kepada Korankaltim.com Senin (23/6/2025).
Agus menyayangkan banyak peserta fun run belum diarahkan ke jenjang prestasi. Dalam konteks sport science lari bisa dimanfaatkan lebih jauh, bukan hanya sebagai hobi atau sekadar kegiatan seremonial.
“Banyak yang punya kemampuan lari, tapi ujung-ujungnya hanya jadi juri lomba. Kalau lari ya lari saja, selesai. Padahal ini bisa jadi pintu masuk pembinaan atletik yang lebih serius,” paparnya.
Tingginya kepadatan masyarakat berolahraga di Gelora Kadrie Oening setiap sore hari menunjukkan olahraga lari telah menjadi bagian gaya hidup masyarakat.
“Kalau sore lihat sendiri parkiran penuh, orang ramai berlari. Ini sinyal positif masyarakat sudah sangat akrab dengan lari sebagai olahraga pilihan,” ucap Agus lagi.
Dirinya mendorong Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) serta pihak terkait untuk lebih aktif menyelenggarakan event-event lari santai atau fun run secara berkala.
“Harapan kami, Kormi bisa menginisiasi lebih banyak event fun run agar semangat masyarakat ini tersalurkan dengan baik, baik untuk olahraga serius maupun sekadar menjaga kebugaran,” pungkas Agus.
Editor: Aspian Nur