Ketua Umum PB Ferkushi Mayjen (Purn) A Hafil F disela acara kepada Korankaltim.com menjelaskan, Rakernas memang menjadi hal wajib sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Satu hari penuh mereka habiskan untuk pelaksanaan rapat kerja. Poin penting dalam rapat tersebut adalah mengevaluasi program yang berlangsung. “Keberadaan kami disini tentunya menjadi hal wajib bagi organisasi untuk melaksanakan rapat kerja sesuai dengan AD/ART,” kata Hafil.
“Tadi saya sudah sampaikan gambaran kalau tahun 2024 lalu Ferkushi sudah melaksanakan babak kualifikasi dan pembinaan prestasi,” imbuhnya.
Tahun lalu mereka juga sudah melaksanakan babak kualifikasi untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh dan Sumut dan ikut dalam even olahraga tertinggi di Indonesia itu. Bertempat di Aceh, banyak atlet-atlet dari berbagai daerah yang berhasil unjuk gigi.
Hafil menyebut PB Fekushi juga sudah berhasil mengirimkan atlet-atlet terbaiknya menuju kejuaraan dunia. Kejuaraan di India, Kazakhstan, dan China pernah menjadi saksi atlet-atlet kurash Indonesia menunjukkan kemampuannya.
“SEA Games dan Asian Games kami juga mengirimkan atlet. Safira dari Jawa Timur memegang predikat peringkat tiga di dunia,” ungkapnya.
Dari sinilah evaluasi untuk pembinaan yang harus terus ditingkatkan. Menurut pengamatannya, pembinaan prestasi tidak merata untuk seluruh provinsi. Ada beberapa daerah yang mengirimkan atlet di PON lalu, tetapi pulang tanpa membawa apa-apa.
Sementara untuk Kaltim, Hafil mengacungi jempol karena berhasil meraih satu emas dan dua perak dalam PON yang bertempat di Jantho, Aceh Besar.
“Kaltim okelah, sementara provinsi lain? Ada yang berangkat tapi pulang tidak bawa apa-apa. Karena itu harus dievaluasi, kenapa bisa kekuatan tidak merata. Minimal semua daerah harus merata untuk prestasi,” tegasnya.
Selain itu, Hafil juga mengepresiasi Kaltim sebagai daerah dengan penyelenggaraan rapat kerja terbaik. Diakuinya, dua periode di PB Ferkushi tak ada ditemukan penyelenggaraan kegiatan dengan sangat baik selain di Benua Etam.
“Ini Rakernas terbaik, saya kira selama saya dua periode saya di kurash, bahkan saya menyelenggarakan itu di tingkat pusat dan ini yang terbaik dari fasilitas dan segalanya kesiapan, wah bikin geleng-geleng kepala,” tutup Hafil.
Editor: Aspian Nur