Adalah Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menyerahkan bonus tersebut pada Minggu (16/3/2025) malam tadi di GOR Segiri Samarinda Jalan Kusuma Bangsa, dihadiri seluruh atlet, pelatih, ofisial Teknik dan perwakilan pengurus organisasi olahraga.
Anggaran total Rp9 Miliar disiapkan untuk para peraih medali emas, perak hingga perunggu dengan nominal berbeda-beda setiap medalinya. Peraih medali emas PON XXI mendapatkan bonus Rp100 Juta, perak Rp40 Juta dan perunggu Rp20 Juta.
Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin menyebutkan atlet yang menerima bonus merupakan peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh dan Sumut, Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI/2024 di Solo, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) III/2024 Korpri di Paser, Pekan Paralimpik Provinsi (Peperprov) IV/2023 di Balikpapan, dan Pra POPNAS Zona IV di 2024 di Kendari.
“Kalau untuk PON penerimanya 126 orang dari 39 cabor, Peparnas 3 atlet dari 2 cabor, pra Popnas 46 atlet dari 7 cabor. 9 cabor porprov Korpri dengan jumlah 58 orang dan Peparprov yang sempat tertunda, ada 90 atlet dari 11 cabor,” kata Muslimin kepada Korankaltim.com disela penyerahan bonus.
Wali Kota Samarinda Andi Harun yang juga sebagai Ketua Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltim juga menyerahkan bonus pribadi pada dua atletnya yang meraih medali emas di PON XXI/2024.
Pria yang akrab disapa AH itu menyebutkan janji pemkot sudah tuntas dengan pemberian bonus ini. “Saya sampaikan kepada Kadispora untuk menepati janji khususnya kepada atlet,” kata AH.
Editor: Aspian Nur