Hal ini disampaikan M Firmanuddin Djafar, Ketua Panitia Pelaksana kegiatan tersebut kepada Korankaltim.com Kamis (23/1/2025) hari ini.
Rakor digelar untuk membahas persiapan menuju rakerprov). “Di rakerprov kami punya agenda pembahasan berkaitan dengan pelaksanaan Porprov VIII/2026 di Kabupaten Paser dan pembenahan organisasi,” kata Maman, sapaan akrab Firmanuddin.
Rakor berlangsung di Ruang Rapat KONI Kaltim 16 Februari sementara Rakerprov di Hotel Mercure pada esok harinya, atau 17 Februari.
Untuk Rakerprov akan dibawakan hasil-hasil pembahasan di rakor berupa mutasi atlet dan nomor tanding dan lebih berfokus pada target KONI kedepannya, baik target, pembenahan organisasi dan kerja sama yang akan dilakukan dengan pihak ketiga.
Visi dan misi Ketua Umum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras adalah mengembalikan prestasi olahraga Kaltim yang terdahulu. “Melihat posisi Kaltim pada dua pelaksanaan PON maka akan dibedah lagi dari tergat-target yang sudah dilakukan diawal sehingga perlu dilakukan pembenahan secara menyeluruh,” papar Maman.
Pembenahan di Porprov juga dilakukan. “Pembenahan disisi olahraga memang sangat penting dimana KONI harus menekan kesiapan setiap daerah terkait atlet mereka,” papar Maman.
Apalagi semua kota dan kabupaten jadi ujung tombak karena merekalah yang mempunyai alet. KONI Kaltim juga mengingatkan kalau pada AD/ART Pasal 11 Ayat 3, menyatakan bahwa setiap cabor kabupaten/kota itu wajib mempunyai dua klub.
“Ini menjadi tolok ukur dalam langkah-langkah kedepan. Pada raker ini memang menaruh pijakkan yang sangat penting. Disini kita lakukan pembenahan secara total,” pungkas Maman.
Editor: Aspian Nur