Pada kesempatan itu Yunus yang juga mantan Ketua Umum PSSI Kalimantan Timur menyediakan doorprize bertema timnas, mulai dari bola, sepatu, jersey hingga jaket yang dibagikan kepada mereka yang beruntung mengikuti nobar tersebut.
“Insha Allah saya akan selalu menggelar nobar setiap kali timnas Indonesia bertanding, besok rencananya juga ada nobar lagi timnas Indonesia U-20 saat uji coba melawan Uzbekistan,” kata Yunus yang juga calon legislative (caleg) DPR RI asal Kalimantan Timur dari Partai Golkar ini.
Sayangnya, pada nobar tersebut Indonesia mengalami kekalahan telak 0-4 dari Australia dan mengomentari hal itu, Yunus mengakui kalau peringkat atau ranking FIFA memang jadi factor penentu. “Australia peringkat 25, Indonesia posisi 141, itu berpengaruh pada performa di lapangan dan tidak bisa dipungkiri Indonesia memang masih dibawah Australia,” tegas Yunus.
Meski begitu Yunus mengapresiasi perjuangan Asnawi Mangkualam Bahar dkk yang sudah berjuang dengan segala kekuatan yang ada menghadapi Socceroos.
“Walau pun kalah, semua bisa melihat permainan Indonesia sudah sangat bagus, mengurung Australia dengan ball possession yang membuat lawan harus memperlambat permainan. Kekurangan Indonesia hanya satu, tak bisa mencetak gol padahal banyak peluang di depan gawang lawan,” sebutnya.
Dengan materi pemain muda di skuat Merah Putih Yunus menegaskan sangat besar harapan bagi persepakbolaan Indonesia di masa mendatang.
“Level Indonesia sudah semakin meningkat, menembus persaingan di Piala Asia hingga ke babak system gugur bukan sesuatu yang mudah. Insha Allah kalau ada Piala AFF Indonesia bisa juara,” paparnya.
Yang terdekat ada kualifikasi Piala Dunia 2026 dan kualifikasi menuju Olimpiade, dengan performa yang diperlihatkan tim Garuda di Piala Asia diyakini Yunus setidaknya bisa memberikan harapan.
Terkait dengan pelatih Shin Tae-yong, Yunus memastikan PSSI masih memberikan kesempatan kepada pria asal Korea Selatan itu. “Tentu saja masih ada kesempatan bagi Shin Tae-yong karena semua melihat bagaimana karakter dan disiplin pemain Indonesia sejak ditangani Shin Tae-yong. PSSI masih berharap dia bisa memberikan yang terbaik untuk persepakbolaan Indonesia,” pungkasnya.
Pada laga melawan Australia, Indonesia tumbang setelah Elkan Baggot membuat gol bunuh diri menit 12, sundulan Martin Boyle menit 45, sepakan pemain yang baru masuk Craig Goodwin menit 89 dan sundulan Harry Soutar di injury time jelang bubaran.
Dengan kekalahan ini Indonesia harus pulang dari perhelatan Piala Asia 2023 sementara Australia bakal menunggu pemenang antara Arab Saudi kontra Korea Selatan yang berlaga pada fase knock out kedua mala mini.
Editor: Aspian Nur