
Kejuaraan handball open ini diikuti antar sekolah dan beberapa klub yang ada di Kukar dan Samarinda dan merupakan kejuaraan Piala Bupati Cup yang kedua.
“Tepatnya diikuti oleh Sebulu, Tenggarong, Samarinda Seberang, dan Samarinda kota. Dengan diikuti 10 tim putra dan 5 tim putri,” kata salah satu Pelatih Tim Handball Kukar, Rehan kepada korankaltim.com, Rabu (3/1/2024).
Selain kejuaraan terbuka yang diikuti oleh antar pelajar mulai umum, tingkatan SMA, SMP hingga SD, kegiatan ini juga dirangkai dengan pelatihan wasit dan pelatih handball.
“Samarinda berhasil keluar memenangkan juara, kami bersyukur kejuaraan ini bejalan dengan suses dan baik dengan bantuan dan kerja sama semua pihak yang ikut ambil bagian dalam kegiatan handball open ini, ya walaupun ada beberapa kendala tapi tetap dapat berjalan dengan baik, semoga bisa terselenggara lagi kedepan,” terang Rehan yang merupakan alumni dari Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) ini.
Sementara itu, Ketua ABTI Kukar, Muhammad Wahyudi menjelaskan kegiatan kali ini dirangkai dengan pelatihan pelatih serta wasit untuk peningkatan SDM di cabor bola tangan Kukar. Sengaja difokuskan kepada atlet usia pelajar bertujuan untuk meningkatkan tumbuh kembang atlet muda.
“Jadi target kita ke depan itu lebih ke regenerasi atlet, alhamdulillah ABTI Provinsi juga sudah bekerjasama dengan Igornas untuk melaksanakan pelatihan pelatih lagi di awal tahun ini bersama guru-guru olahraga se-Kutai Kartanegara,” jelas Wahyudi.
Ada sebanyak 50 peserta yang mengikuti pelatihan pelatih dan puluhan atlet pelajar serta umum yang turut menyemarakkan gelaran open turnamen Bupati Kukar Cup kedua kali ini. “Kami ucapkan terimkasih kepada pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara yang telah membackup bentuk kegiatan olahraga, tentu ini gayung bersambut dan kita akan terus tingkatkan potensi olahraga di Kutai Kartanegara, target kita adalah atlet lokal harus prestasi internasional,” tegas Wahyudi.
Editor: Maruly Z