Deny harus bekerja keras mengingat pada PON XX/2022 lalu di Papua, cabang olahraga kempo berandil besar menempatkan posisi Benua Etam di posisi lima besar dengan tampil sebagai juara umum kala dipimpin Iskandar, ketua umum sebelumnya.
Deny akan memimpin Perkemi Kaltim selama lima tahun, 2023-2028 dan kepada Korankaltim.com Minggu (10/12/2023) hari ini, Deny menyatakan siap mengabdi sepenuh hati, menjaga amanah dan kepercayaan, berpikir serta bekerja memperkokokh Perkemi Kaltim. “Saya aktif di olahraga kempo dari tahun 1996 dan masih aktif sampai sekarang,” ucap Deny.
Kempo diharapkannya tak hanya milik Samarinda dan Kukar sebagai kekuatan utama tapi merata di 10 daerah. Denny menyusun program 100 hari kerja dengan berkeliling ke 10 kabupaten juga kota, berkonsolidasi meminta masukan apa kendala masalah di daerah. Setelah itu dirinya membuat program kerja.
“Kami juga akan menyusun struktur organisasi, melibatkan 10 pengcab dan pengkot untuk mengirimkan kader terbaik agar masuk ke dalam pengurusan kempo provinsi. Kami akan menjadikan kempo sebagai perkumpulan olahraga yang solid, independen, berwibawa, profesional dan menjunjung tinggi napas shorinji kempo, berprestasi baik ditingkat nasional dan internasional,” paparnya.
Untuk mencapai visi misi tersebut Deny akan melakukan sinergisitas dengan lembaga terkait seperti Dispora, Disdik juga KONI agar bisa memasyarakatkan dan memperkenalkan kempo.
“Kami ingin semua kabupaten kota bisa rata untuk prestasi kemponya dan rencananya akan lebih sering mengadakan latihan gabungan keliling semua daerah di Kaltim,” pungkas Deny.
Editor: Aspian Nur