Jalannya pertandingan seperti diprediksi banyak pihak, kesebelasan Tenggarong sejak diawal menit pertandingan langsung berinisiatif melancarkan serangan. Benar saja, babak pertama masih berjalan lima menit, striker Tenggarong atas nama Faikur mampu menjebol gawang Tenggarong Seberang dengan sepakan melengkung indah, 0 - 1 untuk Tenggarong.
Hingga rehat turun minum, skor masih bertahan 0 - 1 untuk Tenggarong. Selanjutnya di babak kedua jual beli serangan terjadi, bahkan lini tengah sering terjadi perebutan bola sehingga beberapa pemain baik Tenggarong Seberang maupun Tenggarong mendapat hukuman kartu kuning dari pengadil lapangan.
Melakukan beberapa pergantian pemain pada menit 80-an akhirnya Tenggarong mampu menambah keunggulan yakni lewat sepakan tenang dari pemain depan yang baru dimasukkan atas nama Aldo S. Kerja sama dengan Hamdi, Aldo mampu melepaskan sepakan kaki kiri dan gol ini seakan langsung mengunci kemenangan tim Tenggarong.
Diawal turnamen banyak diprediksi pecinta sepakbola Kukar bahwa Tenggarong akan menjadi favorit juara, namun faktanya harus puas menempati posisi ketiga karena pada partai semi final mampu dikalahkan Kecamatan Loa Janan dengan skor cukup telak 0 - 3.
Sementara lawan Loa Janan di partai final pada Sabtu (30/9/2023) besok tentu bakal mendapatkan lawan sepadan yakni Muara Badak. Muara Badak sendiri mampu mengalahkan Tenggarong Seberang dengan skor tipis 1 - 0 pada babak semi final melawan Tenggarong Seberang.
Diprediksi duel juara baru Bupati Cup ini bakal berlangsung seru karena baik Muara Badak dan Loa Janan memiliki kedalaman skuat yang mumpuni dan konsisten selama penyelenggaraan Bupati Cup.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kukar, Zukran sekaligus Ketua Panitia Bupati Cup 2023 mengaku bersyukur partai perebutan juara 3 sudah rampung digelar.
"Terpenting kita semua tetap saling bergandengan tangan demi peningkatan kualitas sepakbola di Bumi Kutai Kartanegara, untuk laga besok final dimulai jam 3 sore," tegas Zukran yang juga ayah dari pemain Timnas Indonesia, Muhammad Taufany Muslihudin ini kepada korankaltim.com petang tadi.
Editor: Maruly Zainuddin