Hal itulah yang mendasari Kukar Old Star (KOS) mengumpulkan pemain bola kawakan untuk bersilaturahmi sekaligus menggelar laga amal untuk mendiang H Fahmi Bin H Yusuf yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Pulau Kumala Tenggarong, Sabtu (16/9/2023) siang hingga petang kemarin.
Kebaikan dan kesetiakawanan almarhum Fahmi semasa hidupnya sangat terlihat dengan hadirnya puluhan pemain bola kawakan dari berbagai daerah di Benua Etam. Samarinda Old Stars (SOS), Perselan Sangasanga Old Star, Kutai Barat Old Stars serta Jurnalis FC (JFC) juga tuan KOS hadir untuk laga amal sekaligus memberikan donasi kepada keluarga almarhum ini.
Dari Balikpapan, meski Balikpapan All Stars (BAS) tak hadir namun amanat untuk keluarga almarhum tetap disampaikan.
Surya Agus, Ketua KOS mewakili panitia dan pihak keluarga almarhum mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada mereka yang hadir, yang sudah jauh-jauh datang ke Tenggarong terkhusus yang berasal dari Kutai Barat.
Karena perjuangannya untuk datang ke Kota Raja Tengarong biasanya perjalanan darat ini 5 jam sekarang tidak bisa ditempuh 5 jam paling cepat 8-10 jam dikarenakan banyaknya jalan rusak.
“Kami juga mengucapkan terima kasih tim dari Sangasanga yang merupakan perserikatan yang dulunya hingga sampai saat ini juga masih eksis. Kemudian juga untuk Samarinda Old Star dan Jurnalis FC Alhamdulilah dengan adanya Jurnalis FC, media bisa mengangkat silaturahmi kita ini untuk disampaikan kepada masyarakat luas,” papar Surya Agus.
Sembari sedikit emosional meneteskan air mata, Surya Agus mengungkapkan pihaknya sangat berduka dengan kehilangan Haji Fahmi. Almarhum adalah legenda Persiku tahun 1995-2005, wafat di usia 46 tahun. “Banyak suka duka kami bersama, almarhum juga aktif pada kepengurusan baik dulu PSSI Kukar sekarang berubah jadi Askab, pernah juga menjadi pengurus di PSSI Provinsi Kaltim,” sebutnya.
“Kiprah beliau cukup banyak dan membantu perkembangan persepakbolaan yang ada di Kutai Kartanegara dan Kalimantan Timur. Kami mencoba kumpulkan kawan-kawan untuk bisa melaksanakan silaturahmi sekaligus laga amal dan Alhamdulillah terlaksana,” sebut Surya Agus.
“Laga amal kami gelar untuk mengingat jasa beliau. Saya juga bercerita bahwa istri beliau ini seorang THL (tenaga harian lepas) belum diangkat menjadi PNS (pegawai negeri sipil), anak beliau ada empat, jadi paling tidak bisa sedikit kita semua bantu untuk meringankan keluarga,” paparnya.
Atas nama KOS dan keluarga, Surya Agus mengucapkan terima kasih untuk semua tim yang hadir, meluangkan waktu bersama sama, menempuh perjalanan panjang, biaya, pikiran dan tenaga sehingga kawan-kawan bisa berkumpul disini.
“Mudah-mudahan dari kegiatan ini mendapatkan berkah rahmat dan ridha Allah SWT. Kami mendoakan juga semoga almarhum H Fahmi bin H Yusuf dilapangkan, diluaskan lapang kuburnya, diampuni segala salah dan dosanya. Dilipatkan amal ibadahnya,” harapnya.
Sementara itu perwakilan dari Tim Kutai Barat, Hengky berharap laga seperti ini bisa diulang lagi beberapa waktu kedepan. “Mungkin bisa diselenggarakan lagi, misal 100 harinya almarhum bisa lagi dilakukan laga amal seperti ini,” harap Tobias.
Editor: Aspian Nur