Sekretaris Umum (Sekum) ISSI Kaltim, Ibnu Tri Akhdani menyebutkan, pihaknya cukup percaya diri jelang babak kualifikasi pra PON. "Beberapa daerah ikut serta, seperti Berau dan Kutai Timur (Kutim). Ini jadi kesempatan untuk atlet kita menunjukkan kemampuannya," ujarnya pada korankaltim.com, Kamis (6/7/2023).
Untuk diketahui, ISSI Kaltim telah melaksanakan seleksi selama dua hari, yakni hari pertama berlangsung di Stadion Aji Imbut Kutai Kartanegara (Kukar) dan hari kedua di Bukit Alaya, Kota Samarinda untuk seleksi kategori road bike dan BMX.
Ibnu mengaku dirinya mengajukan 30 nama ke KONI Kaltim untuk mengikuti pra PON mendatang.
"Tapi jika nanti usulan itu tak bisa terakomodir semuanya, kita akan upaya mengirimkan kemungkinan bisa melalui jalur mandiri. Agar kita bisa mengikuti semua nomor," tuturnya.
Dari 30 atlet yang diajukan jelasnya tentu harus membuktikan diri lagi pada hasil tes fisik yang diberikan oleh KONI Kaltim dan menerima apabila terjadi pengurangan. Mengingat, prestasi yang diraih selama ini menjadi tolok ukurnya untuk bisa meraih banyak medali baik di kualifikasi dan di PON Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).
Dia mengaku, pra PON kali ini menjadi peluang yang baik untuk membuktikan prestasi Kaltim, hal itu lantaran pada PON XX di Papua 2021 lalu cabor sepeda ditiadakan. "Pada PON di Papua lalu memang ditiadakan dan ini bisa menjadi kesempatan untuk atlet kita agar bisa menunjukkan kemampuannya," urainya.
Untuk tes fisik ISSI Kaltim bakal berlangsung pada Sabtu (8/7/2023) mendatang. Dalam rapat kerja (Raker) ISSI Kaltim sendiri diketahui mereka membahas sejumlah hal di luar persiapan pra PON, termasuk persiapan tim pelajar Kaltim yang akan bersaing di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVI/2023 yang bakal berlangsung di Bangka Belitung, Provinsi Sumatera Selatan.
Editor: Maruly Zainuddin