“Pada prinsipnya kita mensupport untuk anak-anak karena kemarin itu pelatih asal Inggris yang datang sendiri ke Samarinda mereka memilih dan memantau, Alhamdulillah anak Kukar terpilih dua orang untuk tingkat nasional,” kata Rambo sapaan akrab pelatih yang saat ini sedang mengikuti tes kepelatihan untuk mendapatkan lisensi A ini kepada korankaltim.com, Senin (3/7/2023).
Dia menyebutkan, dua putera Kukar yang dimaksud atas nama Muhammad Ridwan yang berposisi sebagai pemain belakang dan Muhammad Fauzi Alpiannur berposisi pemain sayap. Mereka adalah jebolan Sekolah Sepak Bola (SSB) Pemuda Tenggarong.
“M Ridwan stopper, dia juga mengikuti TC Popnas Kaltim persiapan untuk Palembang, satunya lagi M Fauzi kelahiran 2007 anak SSB Pemuda Tenggarong bermain di posisi sayap, kami mensupport minta doanya dari warga kutai kartanegara siapa tahu ke depan ada Taufany Taufany berikutnya dari tanah Kutai yang membela Indonesia di sepakbola,” sebutnya.
Sebagai informasi, Garuda Select adalah program pengembangan pemain muda yang digagas bersama oleh Mola dan PSSI dengan tujuan mempercepat pengembangan pemain muda Indonesia dan mempersiapkan mereka menuju karir sepakbola profesional.
Dengan terpilihnya dua pemuda Kukar di Garuda Select ini jelasnya paling tidak menjadi motivasi bagi pemain SSB lainnya.
Hal senada ditegaskan Ketua Askab PSSI Kukar, Ardinansyah bahwa pembinaan sepakbola dari semua kelompok umur baik usia dini, anak, remaja hingga jenjang professional terus digalakkan pengurus Askab PSSI Kukar.
“Pembinaan kelompok umur terus kita lakukan secara konsisten. Tidak hanya pada pembinaan atlet, kami juga berkoordinasi dengan KONI dan Dispora Kukar serta stakeholder terkait untuk pembinaan peningkatan kualitas pelatih berlisensi nasional asli Kukar,” tegasnya.
Editor: Maruly Zainuddin