Ketua Umum Percasi Kaltim Akhmed Reza Pahlevi menjelaskan hal tersebut. "Membahas kesejahteraan pelatih, wasit dan atlet juga. Poin penting lain adalah persiapan Pra PON" kata Reza.
Grand design visi dan misi kedepan, kalender tahunan, road map (sasaran) jangka panjang dibahas pula di Rakerprov tadi.
"Kami ingin membuat sekolah catur di Kaltim, melibatkan stakeholder yang ada, mungkin dengan mencari pembibitan usia dini dari SD, SMP, SMA/SMK," jelas Reza.
Diyakini akan ada atlet-atlet maupun potensi pemain catur yang saat ini ada di klub dan di tengah masyarakat yang bakal dilakukan penjaringan mengingat catur digemari masyarakat dari RT yang kemungkinan memiliki kehandalan namun tidak memiliki akses untuk bisa ke pertandingan.
Reza berharap seleksi dan persiapan Pra PON bisa berjalan dengan maksimal. "Karena seperti catur yang kemarin meraih medali pada sebelumnya, kami berharap pada PON XXI di Aceh dan Sumut bisa melampaui yang sebelumnya," harapnya.
Percasi juga akan menggelar open turnamen yang akan dilakukan di seluruh kabupaten/kota.
Editor Aspian Nur