Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda, Muslimin menyebut pihaknya ingin menanamkan sifat disiplin pada para peserta yang mengikuti kejuaraan tersebut.
"Menjadi seorang atlet paling pertama sekali kita harus menanamkan jiwa disiplin pada diri, latihan, makan, istirahat dan segala sesuatunya memang harus disiplin, karena itu kunci kesuksesan," ucap Muslimin.
Meskipun kejuaraan ini diikuti oleh siswa SMP dan SMA/SMK/Sederajat dan U-21, lanjut Muslimin, namun disiplin dalam latihan harus bisa seperti atlet profesional.
"Kalau dalam tim, perlu ada solidaritas, kebersamaan dan kekompakan dalam melihat langkah yang akan kita lakukan. Saya akan berikan hadiah untuk anak-anak kita yang berprestasi pada kejuaraan ini," ungkapnya.
Hadiah diberikan untuk kategori atlet terbaik atau pencetak gol terbanyak putra dan putri masing-masing satu orang akan mendapatkan hadiah Rp 500 ribu, di luar hadiah Kejurkot ini.
Sedangkan tim terbaik putra dan putri masing-masing akan mendapatkan Rp1 juta di luar hadiah yang disediakan pada kejuaraan ini. Sehingga total hadiah yang disiapkannya mencapai Rp3 juta.
Maka pada kejuaraan ini, Muslimin meminta pada para peserta untuk mempersiapkan diri, kemampuan, fisik dan tehnik untuk menyambut kejuaraan yang bergengsi kedepannya.
"Supaya motivasi dan semangat latihannya tidak hanya sekadar untuk kejuaraan empat hari. Kalau kalian mau juara latihannya harus sama seperti atlet yang sudah nasional," jelasnya.
Muslimin juga membeberkan nanti sehabis lebaran akan ada kejuaraan wali kota, dirinya akan memberikan hadiah lebih besar lagi, dan diikuti seluruh kabupaten/kota se-Kaltim.
Menurutnya, kejuaraan seperti ini memberikan banyak keuntungan, baik untuk pemerintah, sekolah maupun pada atlet itu sendiri.
"Dapat medali, kalau penerimaan sekolah pakai sistem zonasi, kalian bisa masuk ke mana saja pakai prestasi ini, dapat beasiswa, belum lagi kesempatan ikut kejuaraan lebih tinggi, mudah-mudahan sampai internasional," tutupnya.
Editor: Rusdianto