Kepada Korankaltim.com, H Zairin Zain berharap Baveti Kalimantan Timur terus eksis dan terlibat pada setiap even tingkat nasional. “Baveti Kaltim sekarang sudah masuk dan terlibat di tingkat nasional, sudah masuk juga di KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) sejak dua tahun lalu, karena itu nantinya Baveti jadi cabang olahraga yang dipertandingkan di tingkat nasional yang lebih kepada ekshibisi, meramaikan, karena masuk olahraga rekreasi, tidak fokus untuk prestasi karena usia atletnya di atas 40 tahun,” papar Zairin.
Di Kalimantan Timur hanya Mahakam Ulu dan Penajam Paser Utara (PPU) yang belum ada Baveti. “Tapi dua daerah itu akan segera bergabung, untuk daerah lain sudah ada kepengurusan Baveti,” sebutnya.
Zairin yang juga Kepala Sekretariat Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kalimantan Timur ini berharap dunia tenis di Benua Etam bisa hidup kembali, memberikan motivasi kepada petenis muda di Kalimantan Timur. “Harapan kami tenis di Kaltim bisa berprestasi dan bersaing dengan daerah lain di Indonesia dan melalui Baveti ini diharapkan itu bisa terwujud,” kata Zairin.
Nantinya Baveti Kalimantan Timur akan menggelar pertandingan antarpetenis veteran dan mempertandingkan juga untuk usia muda demi mendapatkan prestasi yang diinginkan, terutama di Kelompok Umum (KU).
Selama dipimpinnya, Baveti Kalimantan Timur selalu mengikuti kejuaraan tingkat nasional. “Semoga ke depan tenis di Kaltim bisa bergairah lagi, tidak hanya mengumpulkan petenis veteran tapi juga melahirkan petenis potensial dan berpestasi untuk membawa nama daerah di tingkat nasional,” harap Zairin.
Zairin sendiri kembali terpilih untuk kedua kalinya sebagai ketua umum Baveti Kalimantan Timur periode 2023-2028 karena seluruh daerah yang hadir tidak ada yang mendaftar untuk jadi ketua sehingga Zairin terpilih secara aklamasi.
Editor: AspianNur