“Selain memiliki kemampuan yang tinggi, anotomi tubuh seperti ukuran lengan yang memadahi, postur tubuh yang ideal, juga menjadi bagian dari persyaratan menyeleksi atlet-atlet masa depan,” ujar Zairin.
Selain itu menurutnya harus pula memenuhi antropometri yang sesuai persyaratan yang ditentukan. “Kemampuan teknis belum cukup untuk bisa berprestasi dilevel internasional kalau persyaratan anatomi tubuh tidak terpenuhi,” tegsnya.
Meski DBON Kalimantan Timur sudah menetapkan 14 cabang olahraga binaan ditambah dengan 8 cbang olahraga unggulan, bukan berarti semua caabang olahraga tersebut bertahan untuk dibina.
“Kalau nantinya cabang olahraga lain bisa menunjukkan prestasi di level internasional, cabang olahraga itu yang akan menggantikan,” tegas Zairin.
Jumat (9/12/2022) besok akan digelar even olahraga di Samarinda dan DBON Kalimantan Timur memberlakukan pembatasan umur atlet dari usia 12 tahun hingga 16 tahun yang diikuti 10 daerah se-Kaltim.
“Ajang itu jadi kesempatan DBON Kalimantan Timur untuk mencari potensi atlet berbakat yang disiapkan di masa mendatang,” tegas Zairin.
Editor: Aspian Nur