Direktur Tehnik DBON Kaltim Agus Hari Kusuma kepada Korankaltim.com disela kegiatan tersebut menjelaskan, hasil rapat memutuskan kalau kantor Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kaltim di Jalan Basuki Rahmat bakal dijadikan secretariat DBON Kaltim sembari menunggu surat-surat lain dan perlengkapan kantor lainnya.
“Yang pasti seluruh anggota DBON siap menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” tegas Agus.
Nantinya kantor secretariat DBON Kaltim tersebut akan beraktivitas setiap hari selama jam kerja dibawah komando Kepala Sekretariat H Zairin Zain.
Dalam rapat kemarin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kalimantan Timur Agustianur mengungkapkan, sasaran utama DBON adalah cabang olahraga di Olimpiade, ASEAN Games dan SEA Games dimana cabang olahraganya mengandalkan tehnik dan akurasi.
“Prestasi atlet-atlet Kalimantan Timur harus terus ditingkatkan untuk berprestasi lebih tinggi dimana Olimpiade menjadi sasaran utama, sementara ASEAN Games dan SEA Games sasaran antara,” ujar Agustianur.
DBON sendiri tidak hanya membina 14 cabor prestasi yang mempunyai sasaran internasional, akan tetapi juga mengakomudir olahraga wisata, paralimpik, olahraga tradisional tradisional dan olahraga masyarakat.
“Jadi tugas DBON tidak ringan, tapi semua harus yakin dengan materi kepengurusan yang ada dari unsur pakar olahraga dan perguruan tinggi, juga ada praktisi olahraga serta dari institusi yang paham tentang olahragaan, DBON Kaltim bisa berbuat sesuatu untuk kemajuan talenta-talenta muda daerah ini,” paparnya.
Ke-14 cabor yang masuk dalam prioritas DBON diantaranya atletik, bulutangkis, panjat tebing, senam artistik, angkat besi, balap sepeda, panahan, menembak, renang, dayung, karate, taekwondo, wushu dan pencak silat.
Namun ke-14 cabang olahraga yang dibina DBON tidak permanen, bisa tergantikan atau terdegradasi kalau dalam perjalanannya tidak menunjukkan kemajuan, digantikan cabang olahraga yang lebih baik lagi prestasinya.
Editor: Aspian Nur