"Dalam rangka untuk mengambil langkah-langkah strategis program ke depan dan mengevaluasi program sebelumnya," kata Akhmad Albert.
Sebelum Porprov diberlangsungkan, Pengrov PDBI akan gelar pelatihan juri. Yang mana juri tersebut akan digunakan sebagai juri dalam pertandingan di Porprov tersebut.
Oleh karenanya, Albert menginginkan juri yang digunakan telah memiliki standarisasi, kompetensi dan keahlian menjadi juri profesional sehingga hasil penilaian yang dilakukan tidak subjektif.
"Pelatihan juri yang jadi juri yang kita persiapkan untuk Porprov. Kenapa ini dilatih supaya juri nantinya betul-betul objektif, memenuhi standar dan betul-betul mengetahui teknik penilaian dalam lomba ini. Mata lomba ini tidak gampang ada yang campuran dan perorangan," lanjutnya.
Tak kalah penting dari juri, Albert juga menuturkan setelah itu akan ada pelatihan bagi kameramen. Pasalnya dalam cabor drum band merupakan salah satu olahraga yang mengunggulkan prestasi, seni dan kreatifitas dari masing-masing atletnya.
Maka dari itu, ketelitian dan kejelian dari tenaga cameraman juga mempengaruhi penilaian juri. Sebab cameramen lah yang akan membantu juri untuk melakukan penilaian.
"Jadi setiap kontingen ada dua kameramen yang mengikuti karena drum band itu salah satu mata lomba yang perpaduan antara seni, musik, dan presrati. Jadi ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi karena juri juga nantinya menilai selain melihat langsung juga akan menilai hasil dari kameramen supaya penilaian tidak subjektif," imbuhnya.
Sementara itu, Wakil ketua II KONI Kaltim Muslimin berpesan agar Pengprov PDBI mampu mengcover seluruh kebutuhan Pengcab dalam hal pembinaan. Tentunya melalui program-program yang menunjang kesuksesan drum band pada Porprov.
"KONI Kaltim sangat berharap PDBI Kaltim bisa menjadi bagian di Porprov dan bagaimana bisa mempersiapkan atlet serta pelatihnya agar agenda Porprov ini bisa benar-benar diikuti," kata Muslimim.
Selain itu, dikabarkan pada PON Aceh-Sumut tahun 2024 nanti drum band menjadi salah satu cabor yang akan dimainkan yang sebelumnya tidak dimainkan dalam PON Papua 2021 lalu.
Oleh sebab itu, Muslimin sangat berharap bahwa Porprov nanti benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi Pengprov dan seluruh Kabupaten/kota agar mampu menjaring atlet-atlet terbaik untuk dilibatkan dalam Pra-PON 2023 nanti.
"Kita sangat berharap hasil kejuaraan Porprv nanti itu bisa menjadi ajang seleksi untuk menentukan nomor-nomor tanding yang akan diikuti dalam Pra PON 2024," tutupnya.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Supiansyah