Iwan pun sudah menyusun program unggulan untuk mengembangkan pencak silat di Benua Etam lewat Persinas ASAD ini terutama di Kabupaten Mahakam Hulu yang belum terbentuk kepengurusan.
"Persinas ASAD ini di Kaltim tinggal Mahulu yang belum ada. Itu jadi prioritas kami dalam waktu dekat," ujar Iwan kepada Korankaltim.com disela acara pelantikan siang tadi.
Misi utama Persinas ASAD sendiri adalah mengembangkan pencak silat agar lebih dikenal dan dipahami oleh seluruh pendekar apalagi pada SEA Games 2022 lalu di Vietnam regulasi tersebut digunakan.
“Kegiatan rutin yang kami lakukan ke daerah-daerah adalah sosialisasi peraturan baru yang belum banyak diketahui oleh perguruan-perguruan," sebutnya.
PB Persinas ASAD melalui Sekjen PB IPSI Tedy Suratmaji yang hadir pada pelantikan menaruh harapan lebih terhadap kepemimpinan Iwan Mulyana.
“Kaltim merupakan daerah unggulan dan andalan Indonesia dengan terus mencetak pendekar-pendekar tangguh yang mampu berbicara banyak dalam kancah nasional maupun internasional,” ujar Teddy.
Bahkan tahun 2010, tiga tahun setelah Persinas ASAD menjadi anggota IPSI, mereka berhasil menyumbangkan juara dunia untuk kategori regu putra.
Karena itu Teddy berarap program pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) harus diperkuat dari tahun-tahun sebelumnya.
Dalam pencak silat tentunya tak heran jika mejunjung tinggi persaudaraan dan kerukunan. Selain itu penguatan finansial sangat diperlukan guna menyongsong proses pembinaan yang aktif dan masif.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Aspian Nur