Berlangsung selama dua hari, Kejurprov ini diikuti oleh tujuh pengurus kabupaten/kota yang terbagi dalam dua tim putra dan putri. Namun untuk atlet putri sendiri hanya diikuti oleh lima pengkab.
Ketua Umum Pengprov PSTI Kaltim, Jahidin mengatakan hari ini tim putri akan lebih dulu bertanding dengan menggunakan sistem setengah pertandingan. Sayangnya hanya lima pengkab saja yang turut ambil bagian.
"Untuk puteri dianggap bisa selesai hari ini, karena ada lima daerah. Berhubung atlet dari Balikpapan ada permasalahan administrasi sehingga tidak bisa ikut serta dalam kejuaraan ini. Untuk di Porprov nanti tetap formasi lima kabupaten plus tuan rumah Berau," kata Jahidin.
Lebih lanjut, Jahidin menyampaikan rasa bangganya terhadap lima pengkab lantaran atlet yang diturunkan merupakan hasil binaan. Ia juga menjelaskan agar tak ada lagi pengkap yang tidak aktif dalam berbagai kegiatan. Yang kemudian memasukan bukan atlet binaan pada event Porprov nanti.
"Kenapa kita memberlakukan sistem ini untuk menghindari dari pada atlet siluman yang muncul di Porprov 2022 di Berau," jelasnya.
Untuk dapat memastikan atlet yang diikutkan merupakan atlet sendiri, Jahidin mengungkap akan memberlakukan sistem pendaftaran entry by name sehingga tidak ada lagi kecolongan masalah atlet yang tidak dikenal. Meskipun dalam perjalanan ada atlet yang ingin dimainkan selain atlet binaannya maka Pengprov menghimbau untuk mengikuti aturan mutasi berdasarkan ketentuan.
"Ini tetap berlakukan entri by number, bulan tujuh nanti kita akan tetapkan pakai entri by name. Jadi kita evaluasi dan kita mengupayakan supaya kalaupun ada atlet dari luar, tetap ditekankan untuk memberlakukan aturan mutasi yang bagus," ucap Jahidin.
Sementara itu, tim putra akan bertanding Jumat (26/5/5) besok dengan menggunakan sistem pertandingan setengah lapangan dan diikuti oleh tujuh pengkab di Kaltim.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Supiansyah