
"Kami berharap bisa lebih maju. Kalau pengurus PSTI yang lama orangnya banyak tapi tidak berjalan, kepengurusan yang sekarang ini cukup sedikit tapi yang penting mau bekerja," tegas Sri.
Kejurkab sendiri diikuti sembilan klub dari empat kecamatan yaitu Tenggarong, Muara Jawa, Marangkayu dan Anggana dengan 36 atlet yang bertanding. Kejurkab ini merupakan persiapan PSTI Kukar mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) VIII/2022 di Berau November mendatang.
"Kami akan berupaya mendapatkan 2-3 emas di Porprov sesuai arahan bupati. Kami akan terus menjaring bibit atlet lokal, karena walaupun kalah kami tetap bangga," tegas Sri.
Sementara Jahidin menyebutkan sepak takraw Kukar menjadi penyumbang atlet bagi Kaltim selain Samarinda.
"Dengan pengukuhan pengurus baru maka ini menjadi tanggung jawab ketua PSTI Kukar untuk mempersiapkan atlet. Pengukuhan ini vitamin bagi pengurus untuk pembinaan dan peningkatan prestasi, karena sudah ada payung hukumnya, sudah ada SK-nya," tegasnya.
Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aji Ali Husni hadir membuka secara resmi dan ikut bertandatangan di pelantikan pengukuhan Pengkab PSTI ini. Aji Ali berharap agar sepak takraw terus berkembang dan maju sesuai apa yang diharapkan pemerintah.
"Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum komunikasi atlet dan pengurus. Diharapkan semua disiplin dan bersungguh-sungguh memajukan sepak takraw. Untuk pembangunan gedung sekretariat PSTI, saya pribadi siap mendukung agar pembinaan dan peningkatan kualitas prestasi sepak takraw bisa berkelanjutan di Kutai Kartanegara," kata Aji Ali.
Penulis: */Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur