Cukup mengejutkan, bukan karena kembali dipimpin kepala daerah di Kota Tepian, karena Andi Harun sendiri selama ini lebih dekat dengan cabang olahraga taekwondo, sempat jadi ketua umum di olahraga bela diri tersebut.
Andi Harun akan memimpin IPSI Kaltim selama lima tahun ke depan, mulai tahun 2022 ini hingga 2026 mendatang setelah menggantikan Jaang yang memimpin sejak tahun 2017 hingga 2022
Dari Musyawarah Provinsi IPSI Kaltim yang berlangsung Senin (28/3/2022) hari ini di Hotel Grand Kartika, Samarinda, Andi Harun dipilih secara aklamasi karena tidak ada pesaing untuk maju dalam bursa pencalonan.
Ada 10 pengurus di daerah ditambah 7 perguruan pencak silat dan satu pengurus demisioner ditambah 1 suara dari PB IPSI yang memilih Andi Harun pada musprov tersebut.
“Ini meneruskan tradisi, karena sejak jaman almarhum Pak Waris Husein, Pak Achmad Amins sampai saat saya jadi wali kota, pencak silat selalu dpimpin wali kota Samarinda. Karena itu tidak ada salahnya kalau sekarang giliran Pak Andi Harun dan bukan tanpa alasan, beliau memang orang olahraga termasuk juga pernah memegang beberapa cabang olahraga di beberapa provinsi dan sempat menjadi pengurus KONI Kaltim," ujar Jaang kepada Korankaltim.com usai musprov hari ini.
Program yang harus tetap dilanjutkan Andi Harun adalah membina pesilat dan menggelar kejuaraan untuk mengukur kesuksesan pembinaan tersebut.
"Dengan menggelar kejuaraan para pesilat sering bertemu lawan dan dapat mengukur hasil pembinaan berhasil atau tidak," paparnya.
Musprov dihadiri Wakil Ketua V PB IPSI, Muhammad Sidiq. “Pencak silat Kaltim berandil besar dalam prestasi Indonesia di tingkat internasional, karena itu prestasi tidak boleh menurun tapi harus lebih meningkat, karena IPSI Kaltim tidak pernah absen dalam setiap kejuaraan di tingkat nasional," Kata Sidiq.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Aspian Nur