Ketua KONI Samarinda Aspian Nor Poseng kepada Korankaltim.com menjelaskan hal ini. Disebutkannya, anggaran untuk Porprov hingga hari ini belum diterimanya, bahkan anggaran untuk persiapan seperti pemusatan latihan mandiri dan penyediaan fasilitas olahraga juga tak kunjung turun.
"Persiapan kami sebenarnya bagus, tapi terkendala anggaran karena dari Dispora Samarinda belum ada kepastian mengenai hal itu," ujar Poseng.
KONI Samarinda sudah mengajukan rancangan anggaran ke Porprov dan tetap meminta seluruh cabang olahraga untuk melakukan persiapan sebelum pemusatan latihan dilakukan yang rencananya satu bulan jelang Porprov digelar pada Novemer 2022 mendatang.
Kalau anggaran yang diberikan sesuai dengan estimasi yang diajukan maka hal itu akan dipertimbangkan untuk dilakukan lebih lama. "Rencana pemusatan latihan mandiri minimal sebulan sebelum Porprov, walaupun tergantung dengan pendanaan," paparnya.
Menurut informasi, KONI Samarinda akan mendapatkan anggaran sebesar Rp10 miliar, namun itu juga belum pasti. KONI Samarinda akan berkomunikasi dengan Dispora mengenai pemilihan cabor yang akan diikut sertakan apabila dana tidak bertambah. "Belum pembahasan dengan Dispora.
Dilihat dari pendanaan nantinya, kalau kami hanya dibantu Rp10 miliar mungkin hanya beberapa cabang olahraga aja yang diberangkatkan, yang kira-kira berpotensi medali emas," tegas Poseng.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Aspian Nur