Sekertaris IBA-MMA Kaltim Suryadi Gunawan kepada Korankaltim.com Jumat (25/2/2022) hari ini menyebutkan, Provinsi Aceh sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 turut bergabung dalam Munas untuk berembuk membahas keberlangsungan organisasi IBA-MMA di Indonesia.
Organsisasi MMA sendiri sempat ada dualisme sehingga diajang Munas itu juga disepakati dualisme tersebut dihapuskan dan berganti nama menjadi FBAI.
"Kemarin sudah diputuskan namanya berganti bukan lagi IBA-MMA tapi FBAI, nanti suratnya datang karena sedang dalam proses," kata Suryadi.
Mengenai nama baru IBA MMA yang selanjutnya disebut FBAI ini akan diumumkan secara resmi kepada seluruh KONI di Indonesia setelah proses surat pengajuan kepada KONI pusat selesai.
FBAI sudah akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII di Berau November 2022 mendatang.
Saat ini sudah terbentuk tim formatur yang akan mengatur Surat Keputusan (SK) kepengurusan FBAI dan secara legalitas Suryadi menyebutkan hasil Munas itu telah diakui katena saat ini FBAI telah masuk kedalam anggota KONI Pusat.
"Secara legalitas sudah ada di KONI karena sudah masuk keanggotaan. Menuju Porprov di Berau walaupun nanti namanya IBA MMA pun tidak ada masalah ini termasuk dalam proses saja karena sudah disepakati 24 provinsi jadi sudah resmi," papar mantan pegulat Kaltim dan Indonesia ini.
Penulis : Linda Mulyani
Editor: Aspian Nur