"Saya berterima kasih karena pengurus POBSI di daerah masih memberi dukungan dan minta maaf saat PON di Papua belum bisa memberikan yang terbaik," kata Ismail.
Dengan bekal pengalaman perode sebelumnya, Ismail optimis mampu membenahi biliarr di Kaltim.
Melalui dukungan dan kolaborasi seluruh daerah, ia targetkan jika terpilih nantinya maka kembali berjuang meraih medali emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang.
"Kami akan berjuang dari Pra-PON sampai PON untuk meraih prestasi terbaik," tegasnya.
Terpisah, Sekertaris Umum POBSI Kaltim Zulkarnain membenarkan apa yang disampaikan Ismail, bahwa sampai hari ini bakal calon yang sudah terlihat gerakannya hanya Ismail, Akan tetapi Zul berharap di Musprov nanti tidak mendapati calon tunggal.
"Sampai hari ini sudah 7 daerah yang memberikan surat dukungan kepada Ismail kecuali 2 daerah yang belum yaitu Samarinda dan PPU. Kami berharap ada berapa calon yang mendaftar dan lolos verifikasi," kata Zul kepada Korankaltim.com Minggu (16/1/2022) siang tadi.
Sebagai Ketua Pelaksana Musprov, Zul juga menjelaskan terkait mekanisme pelaksanaan Musprov POBSI Kaltim yang akan dilaksanakan pada 10 Februari mendatang. Dirinya mengaku setelah penerbitan Surat Keputusan (SK) beberapa hari lalu saat ini dirinya sudah membentuk tim penjaringan bakal calon.
"Mulai 28 januari- 3 Februari pendaftaran calon, pengambilan formulir 4 Februari, pengembalian formulir dan verivikasi 7-8 Februari 2022 dan pelaksanaanya 20 Februari," ujar Zul.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Aspian Nur